terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Puasa Syawal Dulu atau Qadha Dulu? Ini Penjelasannya - my blog
Ilustrasi untuk Puasa Syawal Dulu atau Qadha Dulu. Sumber: Unsplash/Rachid Oucharia
Setelah berpuasa Ramadan selama satu bulan, umat muslim dianjurkan untuk melanjutkan ibadah dengan menunaikan puasa Syawal. Meskipun demikian, sebagian muslim merasa bingung sebaiknya puasa Syawal dulu atau qadha dulu.
Puasa Syawal adalah puasa yang sangat baik untuk dilakukan dan pahalanya sama dengan puasa setahun. Oleh karena itu, banyak muslim yang ingin menunaikan puasa ini.
Puasa Syawal Dulu atau Qadha Dulu? Inilah Jawabannya
Ilustrasi untuk Puasa Syawal Dulu atau Qadha Dulu. Sumber: Unsplash/Masjid Pogung Dalangan
Mengutip dari Menjadi Takwa Dengan Puasa, Kurnianto (2014:269), puasa Syawal adalah puasa enam hari di bulan Syawal. Puasa ini bisa dilakukan dari tanggal dua sampai akhir bulan Syawal. Puasa Syawal dapat dikerjakan secara berurutan atau berselang-seling.
Anjuran mengerjakan puasa Syawal enam hari adalah berdasarkan hadis Rasulullah saw. yang diriwayatkan Imam Muslim.
"Barangsiapa puasa Ramadhan, kemudian ia sertakan dengan puasa enam hari dari bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun penuh." (HR Muslim)
Puasa Ramadan adalah ibadah puasa yang wajib dikerjakan. Muslim yang pernah meninggalkan puasa Ramadan diwajibkan untuk mengqada atau mengganti puasa tersebut. Allah Swt. berfirman.
"Maka barangsiapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barangsiapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (QS Al-Baqarah: 184)
Lebih baik mendahulukan puasa Syawal dulu atau qadha dulu? Dikutip dari situs resmi nu.or.id, berdasarkan pendapat Imam Ibnu Hajar Al-Haitami, yang harus lebih didahulukan dalam hal ini adalah qada puasa Ramadan, bukan puasa Syawal.
Beliau juga berpendapat bahwa makruh hukumnya jika seseorang berpuasa Syawal sebelum mengganti puasa Ramadan. Ibnu Hajar mengatakan
Imam Ibnu Hajar menjelaskan bahwa yang dimaksud makruh dalam hal ini adalah seseorang yang mendahulukan puasa Syawal daripada qada puasa Ramadan tidak mendapatkan pahala puasa Syawal dengan sempurna.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar