terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

MIND ID Jajaki Kerja Sama Proyek Smelter Alumina dengan BUMN Arab Saudi - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
MIND ID Jajaki Kerja Sama Proyek Smelter Alumina dengan BUMN Arab Saudi
Apr 17th 2025, 15:13 by kumparanBISNIS

MIND ID menyambut kunjungan resmi H.E. Bandar Al-Khorayef, Menteri Perindustrian dan Sumber Daya Mineral Kerajaan Arab Saudi, di Jakarta, Selasa (15/4/2025).  Foto: Dok. MIND ID
MIND ID menyambut kunjungan resmi H.E. Bandar Al-Khorayef, Menteri Perindustrian dan Sumber Daya Mineral Kerajaan Arab Saudi, di Jakarta, Selasa (15/4/2025). Foto: Dok. MIND ID

Holding BUMN Pertambangan MIND ID menjajaki kerja sama pengembangan proyek smelter alumina, bahan baku aluminium, bersama BUMN pertambangan Arab Saudi, Saudi Arabian Mining Co. atau Ma'aden.

Hal ini menyusul kunjungan Menteri Perindustrian dan Sumber Daya Mineral Kerajaan Arab Saudi, Bandar Al-Khorayef, ke Indonesia pada 15 April 2025. Pada kesempatan tersebut, Bandar Al-Khorayef juga melakukan diskusi tingkat tinggi dengan perwakilan MIND ID.

Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha MIND ID, Dilo Seno Widagdo, mengatakan pihak Arab Saudi tertarik untuk bekerja sama lebih lanjut di bidang pertambangan dengan Indonesia.

Salah satunya berkaitan dengan komoditas aluminium, logam ringan yang diolah dari bijih bauksit. Sebab, Ma'aden juga tengah fokus mengembangkan produk tersebut.

Dilo mengatakan Ma'aden ingin menjadikan perusahaan Emirates Global Aluminum (EGA) menjadi pusat atau hub aluminium di kawasan tersebut. Untuk itu, mereka membutuhkan pasokan bauksit salah satunya dari Indonesia.

Namun, karena Indonesia tidak bisa lagi mengekspor mineral mentah termasuk bijih bauksit, maka MIND ID mengajak perusahaan tersebut untuk mengembangkan proyek Smelter Grade Alumina.

"Dia butuh sebenarnya bauksit dari kita. Saya bilang enggak bisa. Bauksit kita tidak diekspor. Kalau alumina yang sekarang mau dibeli, sorry sudah habis dibeli sama orang semua, kalau mau yuk kita buat smelter grade alumina," kata Dilo saat diskusi di Jakarta, Kamis (17/4).

Saat ini MIND ID sudah memiliki Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Proyek SGAR ini terbagi ke dalam 2 fase yang masing-masing memiliki kapasitas produksi 1 juta ton alumina per tahun.

Dilo tidak menjelaskan dengan rinci rencana pengembangan smelter alumina baru bersama BUMN Arab Saudi tersebut, baik dari lokasi maupun kebutuhan investasi dan sumber pendanaannya. Sebab masih dalam proses penjajakan.

Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha MIND ID, Dilo Seno Widagdo, saat diskusi eksklusif bersama media di Jakarta, Kamis (17/4/2025). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan
Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha MIND ID, Dilo Seno Widagdo, saat diskusi eksklusif bersama media di Jakarta, Kamis (17/4/2025). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan

Meski begitu, Dilo mengakui Indonesia masih memerlukan tambahan smelter alumina untuk memenuhi kebutuhan pasar. Menurutnya, Indonesia paling tidak membutuhkan pasokan 2-2,5 juta alumina per tahun.

"Kita itu gapnya itu sekarang itu 1 juta ton aluminium, itu artinya butuh paling enggak sekitar 2-2,5 juta alumina. Belum untuk kebutuhan ekspornya aluminiumnya," jelas Dilo.

"(SGAR Fase 1) Mempawah 1 juta, nah kalau 1 juta lagi yang dikembangin ini (SGAR Fase 2) itu pun masih kurang, artinya mesti tambah lagi kalau memang dibutuhkan," tambahnya.

Sebelumnya, MIND ID menyambut kunjungan resmi H.E. Bandar Al-Khorayef, Menteri Perindustrian dan Sumber Daya Mineral Kerajaan Arab Saudi, di Jakarta pada 15 April 2025.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, bersama Wakil Direktur Utama Dany Amrul Ichdan, memimpin penyambutan dan diskusi tingkat tinggi. Pertemuan ini berfokus pada penguatan kerja sama dalam pengembangan hilirisasi dan transformasi industri pertambangan.

"Indonesia dan Arab Saudi berada di titik penting dalam mendefinisikan ulang ekonomi mineral. Di MIND ID, kami meyakini bahwa kolaborasi adalah kunci untuk membuka potensi penuh dari kekayaan mineral kita," kata Maroef dalam keterangan resmi.

Arab Saudi, melalui peta jalan ambisiusnya Vision 2030, ingin menjadikan sektor pertambangan sebagai pilar utama diversifikasi ekonomi. Menteri Al-Khorayef mengungkapkan bahwa cadangan mineral terbukti di sana meningkat sebesar 90 persen dalam lima tahun terakhir.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: