terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Sri Mulyani Tegaskan Target Defisit Anggaran 2025 Tetap di 2,53 Persen - my blog
Mar 13th 2025, 14:18, by Muhammad Darisman, kumparanBISNIS
Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani Indrawati. Foto: Mandel Ngan/AFP
Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan pemerintah akan tetap menjaga postur fiskal tahun 2024 sesuai dengan Undang-Undang Nomor 62 Tahun 2024, yang menetapkan defisit anggaran 2025 sebesar 2,53 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
"Tahun lalu kami naikkan defisit dari 2,2 persen ke 2,7 persen. Tapi realisasinya tetap di 2,2 persen," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa, Kamis (13/3).
Sri Mulyani mengungkapkan, evaluasi atas kinerja fiskal akan disampaikan pada pertengahan tahun kepada kabinet dan DPR.
"Jadi kalau misalnya hari ini sudah ngomongin angka di Desember, wong pertengahan tahun saja belum kita lewati, ojo kesusu (jangan terburu-buru)," katanya.
Sri Mulyani juga menjelaskan, apabila terdapat perubahan pada komponen postur fiskal, misalnya terjadi koreksi pada sisi penerimaan negara, pemerintah akan melakukan langkah kompensasi yang diperlukan. "Kita akan melakukan upaya ekstra untuk mengompensasi penerimaan yang tidak jadi kita peroleh," jelasnya.
Dari sisi belanja, pemerintah tetap mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3.621,3 triliun. Namun, dengan arahan Presiden untuk meningkatkan efisiensi, Kementerian Keuangan juga akan melakukan pergeseran atau shifting alokasi anggaran tanpa mengubah total plafon belanja tersebut.
"Kita lakukan shifting belanja, tapi amplop besarnya tetap sama, belanjanya tetap, yaitu di Rp 3.623,3 triliun," jelasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar