terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Puncak Musim Kemarau di RI Juni-Juli, Waspada Kekeringan hingga Karhutla - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Puncak Musim Kemarau di RI Juni-Juli, Waspada Kekeringan hingga Karhutla
Mar 13th 2025, 15:06, by Wisnu Prasetiyo, kumparanNEWS

Ilustrasi musim kemarau. Foto: Shutter Stock
Ilustrasi musim kemarau. Foto: Shutter Stock

BMKG mengeluarkan prakiraan puncak musim kemarau di Indonesia. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyebut itu terjadi pada bulan Juni-Juli.

"Puncak musim kemarau di sebagian besar di Indonesia diprediksi terjadi pada Juni-Juli. Jadi tidak serempak, sebagian wilayah di Juni, sebagian yang lain di Juli," kata Dwikorita dalam jumpa pers virtual, Kamis (13/3).

"Ada wilayah lain lagi yang alami puncak kemarau di Agustus 2025," imbuhnya.

Berikut pembagian daerah-daerah yang mengalami puncak musim kemarau 2025:

Juni-Juli:

Sumatera, Jawa bagian Barat, Kalimantan bagian Utara, sebagian kecil Sulawesi, Papua Tengah dan Timur.

Prakiraan puncak musim kemarau 2025. Foto: Dok. BMKG
Prakiraan puncak musim kemarau 2025. Foto: Dok. BMKG
Prakiraan puncak musim kemarau 2025. Foto: Dok. BMKG
Prakiraan puncak musim kemarau 2025. Foto: Dok. BMKG
Prakiraan puncak musim kemarau 2025. Foto: Dok. BMKG
Prakiraan puncak musim kemarau 2025. Foto: Dok. BMKG
Prakiraan puncak musim kemarau 2025. Foto: Dok. BMKG
Prakiraan puncak musim kemarau 2025. Foto: Dok. BMKG

Agustus:

Jawa bagian Tengah hingga Timur, sebagian besar Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara. Sebagian Maluku, Maluku Utara, dan Papua.

Dwikorita menjelaskan, untuk sejumlah daerah yang mengalami kemarau mengalami curah hujan tak normal. Baik lebih rendah maupun lebih tinggi dari normal.

Untuk yang tak normal, BMKG meminta daerah-daerah tersebut mewaspadai bencana kekeringan.

"Untuk itu kami mengimbau daerah untuk mengantisipasi bencana banjir, kekeringan, hingga karhutla (kebakaran hutan dan lahan)," jelas dia.

Berikut data daerah yang mengalami curah hujan tak normal tersebut:

Musim kemarau di bawah normal:

Sebagian Sumatera bagian Utara, sebagian kecil Kalimantan Barat, sebagian Sulawesi bagian Tengah, Maluku Utara dan Papua bagian normal

Musim kemarau atas normal:

Sebagian besar Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, NTB, NTT, sebagian kecil Sulawesi, dan Papua bagian Tengah.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: