terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Garuda Indonesia Bakal Pesan 100 Pesawat dari Boeing & Airbus di Akhir 2025 - my blog
Mar 12th 2025, 13:06, by Nicha Muslimawati, kumparanBISNIS
Pesawat Airbus A330 Garuda Indonesia. Foto: Chaideer Mahyuddin/AFP
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk bakal memesan 100 unit pesawat di akhir tahun 2025 dari produsen pesawat terbang Boeing dan Airbus.
Ini diungkap oleh Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza di acara Penandatanganan Kerja Sama PT Dirgantara Indonesia dan PT Yogya Presisi Teknikatama Industri (PT YPTI) di kantor Kemenperin, Jakarta, Rabu (12/3).
"Bapak Presiden beberapa waktu yang lalu pada saat meluncurkan, apa yang disebut Danantara, menyampaikan bahwa PT Garuda Indonesia juga akan memesan pesawat pada akhir tahun ini hingga 100 pesawat," ucap Faisol.
Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza di kantor Kemenperin, Jakarta, Rabu (12/3/2025). Foto: Muhammad Fhandra/kumparan
Dia membeberkan pesanan unit pesawat terbang untuk Garuda juga akan bertambah di tahun-tahun berikutnya.
"Ini menunjukkan bahwa industri kedirgantaraan kita secara komersil juga akan terus meningkat. Dan untuk itu semua industri yang menyokong di antaranya industri permesinan kedirgantaraan ini juga akan sangat dibutuhkan," lanjutnya.
Faisol yakin keberadaan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akan bisa meyakinkan lessor terkait pesanan pesawat dari Boeing dan Airbus kepada Garuda Indonesia.
"Tapi memang tidak mudah karena kemampuan produksi mereka pun itu sangat terbatas dan mungkin sudah ada pesanan sebelumnya yang harus mereka penuhi, komitmen order yang sudah lama dan ini tentu challenging buat Garuda," kata Faisol.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar