terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Dirut Pertamina Bagikan Nomor HP untuk Tampung Keluhan Masyarakat soal BBM - my blog
Mar 3rd 2025, 12:34, by Ema Fitriyani, kumparanBISNIS
Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri, di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (3/3/2025). Foto: Muhammad Fhandra/kumparan
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri memberikan nomor khusus untuk menampung aduan masyarakat. Nomornya adalah 0814-1708-1945.
Warga yang menemukan praktik BBM tidak sesuai di SPBU Pertamina seluruh Indonesia bisa melapor ke nomor tersebut.
"Di nomor tersebut saat ini bisa menerima SMS, nanti segera menggunakan aplikasi WhatsApp ini agar supaya apabila masyarakat menemukan praktik kurang sesuai BBM di masyarakat agar bisa kami tindak lanjuti," kata Simon dalam konferensi persnya di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (3/3).
Pertamina bakal membentuk tim crisis center untuk memperbaiki tata kelola Pertamina di masa depan. Agar tak ada kejadian seperti kasus tata kelola impor minyak yang tengah berlangsung di Kejaksaan Agung (Kejagung).
"Untuk itu kami terus berkomitmen agar terus menjalankan operasional sebaik-baiknya agar momen Idulfitri berjalan dengan baik," lanjut dia.
Sebelumnya, Simon juga meminta maaf kepada masyarakat Indonesia terkait kasus impor minyak mentah yang menyasar anak perusahaan Pertamina. Menurut dia kejadian ini menjadi ujian bagi Pertamina.
"Saya Simon Aloysius sebagai Dirut Pertamina menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada rakyat Indonesia atas peristiwa yang terjadi beberapa hari terakhir ini," ucap Simon.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar