terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Departemen Persaingan Usaha AS Selidiki Penyebab Harga Telur Meroket 200 Persen - my blog
Mar 9th 2025, 16:38, by Abdul Latif, kumparanBISNIS
Peternakan Ayam. Foto: Photoarte/Shutterstock
Harga rata-rata telur di Amerika Serikat (AS) mengalami kenaikan harga hingga 200 persen dalam setahun terkahir menjadi USD 8,41 per lusin.
Meroketnya harga telur ini membuat Departemen Antimonopoli setempat menggelar penyelidikan. Mengutip Bloomberg Minggu (9/3), investigasi ini difokuskan pada dua perusahaan Cal-Maine Foods Inc. dan Rose Acre Farms Inc.
Mereka diduga telah bekerja sama untuk meningkatkan harga atau membatasi pasokan telur. Selusin telur besar di Midwest dibanderol rata-rata USD 8,41 grosir pada 28 Februari.
Berdasarkan Departemen Pertanian AS, ini merupakan rekor tertinggi dari harga telur sekaligus kenaikan harga lebih dari 200 persen dari tahun sebelumnya.
Lonjakan ini telah memukul dompet konsumen dan menjadi bahan pembicaraan politik bagi Presiden Donald Trump dan para pengkritiknya di tengah wabah flu burung terburuk yang pernah ada di AS, yang menyebabkan kematian lebih dari 130 juta burung sejak 2022.
Selain itu, lonjakan harga ini telah menarik perhatian DPR juga pengawas industri setempat.
Penjual Telur Ayam. Foto: Alex Desanshe/Shutterstock
Penyelidikan antimonopoli perdata akan berakhir tanpa adanya tuduhan pelanggaran hukum. Berdasarkan informasi dari anonim, penyelidikan tersebut dimulai di bawah pemerintahan Trump dan masih dalam tahap awal.
Sebuah kelompok yang mulai mendesak Departemen Antimonopoli untuk memperhatikan harga telur tiga tahun lalu, Farm Action memuji berita tentang langkah pemerintahan Trump.
"Sepertinya ada hal lain yang terjadi selain flu burung," kata presiden kelompok tersebut, Angela Huffman.
Senator Demokrat AS Jack Reed dari Rhode Island kemudian mengatakan kepada Sekretaris USDA Brooke Rollins soal pemerintahan Trump yang dikhawatirkan tidak berbuat cukup banyak untuk mengatasi masalah tersebut.
"Sejak Presiden Trump menjabat, harga selusin telur hampir naik dua kali lipat, dan pemerintah memecat beberapa karyawan yang bekerja untuk memerangi flu burung," tulis Reed dalam surat kepada kepala USDA.
"Meskipun pemerintah telah mengumumkan upaya baru untuk mempekerjakan kembali karyawan tersebut dan berinvestasi dalam solusi, pemerintah harus melakukan yang lebih baik untuk mengkoordinasikan respons efektif yang benar-benar menghasilkan harga yang lebih rendah bagi warga Amerika."
Sebelumnya, di bawah mantan Presiden Joe Biden, Departemen Kehakiman menyelidiki penggabungan di pasar telur. Selain itu, di bawah Biden, Departemen Kehakiman juga menambah staf yang berbasis di Chicago untuk divisi antimonopoli guna meningkatkan fokus departemen pada pasar pertanian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar