terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Antisipasi Kecelakaan, FAA Pasang Teknologi Canggih di 74 Bandara - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Antisipasi Kecelakaan, FAA Pasang Teknologi Canggih di 74 Bandara
Mar 23rd 2025, 14:00, by Gitario Vista Inasis, kumparanTRAVEL

Ilustrasi landasan pacu bandara. Foto: Shutter Stock
Ilustrasi landasan pacu bandara. Foto: Shutter Stock

Badan penerbangan federal Amerika Serikat atau Federal Aviation Administration (FAA) mengumumkan akan memasang teknologi keselamatan yang lebih canggih untuk keselamatan penerbangan.

Teknologi tersebut bakal dipasang di 74 bandara dengan target hingga akhir 2026 untuk membantu mendeteksi pelanggaran di landasan pacu.

Dilansir Reuters, teknologi yang disebut Runway Incursion Device ini berfungsi sebagai pengingat bagi petugas lalu lintas udara untuk menandai jika landasan pacu sedang digunakan.

Ilustrasi rubber deposit di landasan pacu bandara. Foto: Shutter Stock
Ilustrasi rubber deposit di landasan pacu bandara. Foto: Shutter Stock

Saat ini, sistem tersebut sudah beroperasi di empat bandara dan akan dipasang di 70 bandara lainnya dalam 19 bulan ke depan.

Menteri Transportasi AS, Sean Duffy, mengatakan bahwa dalam beberapa hari mendatang, ia akan mengumumkan rencana perombakan sistem pengendalian lalu lintas udara AS guna menggantikan teknologi yang sudah usang. Langkah ini semakin mendesak setelah insiden tabrakan fatal antara helikopter militer dan pesawat jet American Airlines pada 29 Januari lalu yang menewaskan 67 orang di dekat Bandara Nasional Reagan Washington.

Duffy juga mengungkapkan rencananya untuk meminta dana puluhan miliar dolar kepada kongres AS guna mereformasi sistem pengendalian lalu lintas udara. Menurut laporan Government Accountability Office, FAA perlu segera mengambil tindakan untuk menangani sistem pengendalian lalu lintas udara yang usang, di mana sepertiga dari sistemnya sudah tidak dapat dipertahankan.

Petugas Air Traffic Controller Foto: Flickr / Johnson Barros
Petugas Air Traffic Controller Foto: Flickr / Johnson Barros

Pada Oktober lalu, FAA mulai melakukan audit terhadap risiko pelanggaran landasan pacu di 45 bandara tersibuk di AS.

Kekurangan petugas lalu lintas udara yang kronis telah menyebabkan penundaan penerbangan, serta mengharuskan banyak petugas bekerja lembur dan enam hari seminggu untuk menutupi kekurangan tenaga kerja.

Saat ini, FAA kekurangan sekitar 3.500 petugas dari jumlah yang seharusnya, sehingga industri penerbangan dan anggota parlemen mendesak adanya tindakan konkret.

Penerapan Teknologi Baru di Bandara

Selain Runway Incursion Device, FAA juga akan memasang dua sistem baru lainnya, yaitu Surface Awareness Initiative (SAI) dan Approach Runway Verification (ARV).

SAI memanfaatkan data Automatic Dependent Surveillance-Broadcast (ADS-B) untuk menampilkan lalu lintas di permukaan bandara kepada petugas di bandara yang tidak memiliki alat pengawasan permukaan.

Puluhan pesawat Boeing 737 MAX yang dilarang terbang terlihat diparkir di Bandara Internasional Grant County di Moses Lake, Washington, AS, Selasa (17/11). Foto: Lindsey Wasson/REUTERS
Puluhan pesawat Boeing 737 MAX yang dilarang terbang terlihat diparkir di Bandara Internasional Grant County di Moses Lake, Washington, AS, Selasa (17/11). Foto: Lindsey Wasson/REUTERS

Sistem ini telah diterapkan di 18 bandara dan akan diperluas ke 32 bandara lainnya hingga akhir 2025.

Salah satu bandara yang telah menggunakan Runway Incursion Device adalah Bandara Austin, yang menjadi lokasi insiden hampir tabrakan serius pada 2023 antara pesawat Southwest Airlines dan FedEx akibat kesalahan asumsi petugas pengendali lalu lintas udara.

Dengan pemasangan teknologi ini, FAA berharap dapat meningkatkan keselamatan penerbangan dan mengurangi risiko kecelakaan akibat pelanggaran di landasan pacu, seiring dengan upaya modernisasi sistem pengendalian lalu lintas udara yang lebih luas.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: