terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

2 Kapolres Diyanmakan: AKBP Fajar Cabuli Anak, AKBP Jimmy Diduga Peras Pengusaha - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
2 Kapolres Diyanmakan: AKBP Fajar Cabuli Anak, AKBP Jimmy Diduga Peras Pengusaha
Mar 13th 2025, 13:03, by Rini Friastuti, kumparanNEWS

Gedung Mabes Polri. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Gedung Mabes Polri. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, merotasi sejumlah jabatan. Melalui surat telegram yang beredar, terdapat dua Kapolres yang dimutasi ke bagian Pelayanan Markas (Yanma).

Dua Kapolres yang dimaksud yakni Kapolres Banggai Kepulauan (Bangkep), AKBP Jimmy Marthin Simanjuntak, yang dimutasi menjadi Pamen Yanma Polri. Posisi Kapolres Banggai Kepulauan akan digantikan oleh AKBP Rolandus Karurukan.

Kemudian, Kapolres Ngada yang sebelumnya dijabat oleh AKBP Fajar Widyadharma Lukman akan berganti ke AKBP Andrey Valentino. Fajar dimutasi sebagai Pamen Yanma Polri.

Biasanya Yanma dijadikan sebagai tempat 'parkir' polisi. Sejumlah perwira yang terseret kasus selalu ditugaskan di Yanma.

Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman S. S.I.K Foto: instagram/@mediapolresngada
Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman S. S.I.K Foto: instagram/@mediapolresngada

Fajar bermasalah terkait dengan kasus narkoba dan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Pada 24 Februari 2025 AKBP Fajar sudah dibawa ke Jakarta untuk menjalani proses pemeriksaan di Divisi Propam Polri.

Berdasarkan keterangan dari Plt Kadis PPA Kota Kupang Imel Manafe ada tiga anak di bawah umur yang menjadi korban kasus dugaan pencabulan tersebut. Tiga anak itu berusia 14 tahun, 12 tahun dan 3 tahun.

Namun demikian, Fajar belum ditetapkan sebagai tersangka, karena pemeriksaannya di Bid Propam baru akan digelar pada pekan depan.

"Meski sudah proses penyidikan, kita belum periksa dia sebagai tersangka, karena pada tanggal 24 sudah dibawa ke Jakarta," jelas Dirreskrimum Polda NTT Kombes Pol Patar Silalahi.

Sementara AKBP Jimmy, diduga melakukan pemerasan terhadap pengusaha. Pada 11 Februari 2025, AKBP Jimmy telah menjalani pemeriksaan di Divpropam Polri terkait dugaan pemerasan kepada pengusaha ekspor ikan. Ia diperiksa bersama 4 orang anggotanya dari Polres Bangkep.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: