terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Nama Pengarang Kitab Sutasoma yang Seorang Pujangga Kerajaan Majapahit - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Nama Pengarang Kitab Sutasoma yang Seorang Pujangga Kerajaan Majapahit
Feb 9th 2025, 19:01, by Berita Terkini, Berita Terkini

Kitab Sutasoma Dikarang oleh Seorang Pujangga Kerajaan Majapahit yang Bernama Mpu Tantular. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Edgar Chaparro
Kitab Sutasoma Dikarang oleh Seorang Pujangga Kerajaan Majapahit yang Bernama Mpu Tantular. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Edgar Chaparro

Kitab Sutasoma merupakan kitab yang sangat terkenal pada zaman kerajaan dulu. Kitab Sutasoma dikarang oleh seorang pujangga Kerajaan Majapahit yang bernama Mpu Tantular. Kitab ini memiliki peran yang sangat penting pada masa lalu.

Bahkan beberapa hal yang ada di dalam kitab ini masih digunakan hingga saat ini. Hal tersebut yang membuat Kitab Sutasoma menjadi salah satu kitab yang populer untuk dipelajari, walaupun bahasa yang digunakan bukan bahasa Indonesia.

Kitab Sutasoma Dikarang oleh Seorang Pujangga Kerajaan Majapahit yang Bernama Mpu Tantular

Kitab Sutasoma Dikarang oleh Seorang Pujangga Kerajaan Majapahit yang Bernama Mpu Tantular. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Oleg Illarionov
Kitab Sutasoma Dikarang oleh Seorang Pujangga Kerajaan Majapahit yang Bernama Mpu Tantular. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Oleg Illarionov

Dikutip dari buku IPS Terpadu untuk SMP dan MTs Kelas VII Semester 2 karya Y. Sripujiastuti dkk., (2007) Kerajaan Majapahit merupakan salah satu kerajaan besar yang pernah berdiri di Indonesia.

Kerajaan ini merupakan kerajaan dengan corak Hindu yang berada di sekitar Sungai Berantas, Jawa Timur. Kerajaan ini didirikan oleh Raden Wijaya sekitar tahun 1923 M dengan bantuan dari beberapa pihak.

Salah satu peninggalan dari Kerajaan Majapahit selain berbentuk bangunana seperti candi juga berbentuk kitab. Ada beberapa kitab yang berasal dari kerajaan ini, misalnya adalah Kitab Pararaton, Kitab Negarakertagama, dan Kitab Sutasoma.

Kitab Sutasoma dikarang oleh seorang pujangga Kerajaan Majapahit yang bernama Empu Tantular. Mpu merupakan gelar yang diberikan kepada orang yang pandai atau tukang. Sementara Tantular merupakan orang yang teguh.

Mpu Tantular hidup pada masa pemerintahan Raja Rajasanagara atau dikenal dengan Hayam Wuruk. Mpu Tantular juga masih bersaudara dengan sang raja, yaitu keponakannya Bhratratmaja dan menantu adik wanita sang raja.

Kitab Sutasoma merupakan kisah Sang Sutasoma sebagai titisan Sang Hyang Buddha untuk menegakkan dharma. Sutasoma, putra Prabu Mahaketu dari kerajaan Astina, lebih suka mendalami ajaran Buddha Maharaya daripada harus menggantikan ayahnya sebagai raja.

Batera Sutasoma memiliki misi yaitu menumpaskan segala ulah manusia yang berbuat jahat atau senantiasa mengganggu ketentuan dunia lewat perubahan wujud seperti desti, leyak, dan makhluk lain yang serba menyeramkan serta mantra-mantar yang sakti.

Pada bagian akhir dari kitab ini berisi mantra Regina Sastra Bahu yang memiliki tujuan untuk menetralisir kembali dunia beserta isinya memakai sarana tertentu. Salah satu yang masih digunakan hingga sekarang dan diambil dari kitab ini adalah semboyan Indonesia.

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan dari kitab ini yang terdapat pada pupuh 139 bait kelima. Berikut adalah bunyi lengkapnya.

"Rwaneka dhatu winuwus Buddha Wiswa Bhinneki rakwa ring apan kena parwanosen, Mangka ng Jinatwa kalawan Siwatatwa tunggal, Bhinneka tunggal ika tan hana dharma mangrwa"

Baca juga: 4 Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Kerajaan Majapahit

Demikian adalah ulasan mengenai Kitab Sutasoma. Kitab Sutasoma dikarang oleh seorang pujangga Kerajaan Majapahit yang bernama Mpu Tantular. (WWN)

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: