terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Dinkes DIY Temukan Ameba pada Makanan yang Bikin Warga Sleman Keracunan - my blog
Feb 11th 2025, 13:51, by Pandangan Jogja Com, Pandangan Jogja
Kepala Dinkes DIY, Pembajun Setyaningastutie. Foto: Resti Damayanti/Pandangan Jogja
Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menemukan adanya kontaminasi ameba pada makanan yang dikonsumsi warga di Sleman usai mengalami keracunan massal pada Sabtu (8/2) dan Minggu (9/2) lalu.
Kepala Dinkes DIY, Pembajun Setyaningastutie, mengatakan keberadaan ameba ini menjadi indikator mengenai kebersihan pada makanan yang dikonsumsi. "Salah satu yang kami tengarai kemarin terdeteksi bahwa di sana ada ameba. Nah ini berarti ada masalah dengan kebersihan makanannya," kata Pembajun, ditemui awak media usai kick-off PKG Ulang Tahun di Kota Yogya, Selasa (11/2).
Pihaknya bersama Dinkes Sleman telah melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE). Upaya ini dilakukan untuk mencari penyebab keracunan massal tersebut. "Sudah kemarin dilakukan PE bersama teman-teman Sleman ya, nah hasilnya hari ini," kata Pembajun.
Harap Kabupaten/Kota Mulai Wajibkan Sertifikasi Penyedia Makanan
la kemudian mengimbau para penyedia makanan untuk lebih memperhatikan kebersihan lingkungan, penggunaan sarung tangan, masker, serta sanitasi dapur. Menurutnya, sertifikasi kebersihan atau Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) diperlukan guna mencegah kasus serupa.
"SLHS itu sebenarnya sangat perlu gitu kan. Salah satu cara menjamin bahwa makanan mereka memang berkualitas," tegas Pembajun.
la berharap pemerintah kabupaten/kota mulai mewajibkan sertifikasi tersebut agar keamanan pangan lebih terjamin. Ke depan, Pembajun menyebut bahwa Dinkes DIY akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memperketat pengawasan terhadap penyedia jasa boga guna memastikan keamanan pangan bagi masyarakat.
Tiga Faktor Penting Penyebab Keracunan
Dinkes DIY menekankan ada tiga faktor utama yang harus diperhatikan oleh penyedia makanan untuk mencegah keracunan, yakni kebersihan tenaga kerja, lingkungan, dan waktu penyajian makanan.
"Pemakaian sarung tangan, masker itu perlu. Karena tidak semua pelaku pembuatan makanan itu bersih. Bisa jadi dia sibuk apa, langsung pegang makanan," kata Pembajun.
Lingkungan tempat memasak dan penyajian makanan juga teridentifikasi sebagai salah satu titik rentan yang bisa memicu terjadinya keracunan jika tidak dijaga kebersihannya dengan baik. "Yang kedua lingkungan. Termasuk apakah air, kemudian udara, maksudnya ruangan yang dipakai lingkungan dapur itu bersih. Itu juga menjadi masalah," ujar Pembajun.
Selain itu, Dinkes DIY juga mengingatkan bahwa makanan yang disajikan harus menghindari risiko kontaminasi jika terlalu lama disimpan setelah dimasak.
"Makanan itu, produk makanan jadi itu kan ada masa tenggang waktunya gitu ya. Jadi mulai selesai dimasak sampai kemudian dihantarkan dikonsumsi itu ada waktunya. Nggak boleh lebih atau kurang lebih enam jam," jelasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar