terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
DGB UI Serahkan Hasil Sidang Etik, 4 Organ Akan Putuskan Status Doktor Bahlil - my blog
Mar 2nd 2025, 14:33, by Wisnu Prasetiyo, kumparanNEWS
Harkristuti Harkrisnowo. Foto: Antara
Ketua Dewan Guru Besar (DGB) Universitas Indonesia Prof. Harkristuti Harkrisnowo telah menyerahkan hasil sidang etik kelanjutan dari pembekuan gelar doktor Menteri ESDM Bahlil Lahadalia kepada organisasi lain. Hasil tersebut diserahkan pada 14 Januari 2025 lalu.
Disertasi Bahlil untuk studi doktoral tersebut bertajuk Kebijakan, Kelembagaan, dan Tata Kelola Hilirisasi Nikel yang Berkeadilan dan Berkelanjutan di Indonesia.
"Rekomendasi DGB sudah kami serahkan ke organ UI lain: rektor, Majelis Wali Amanat (MWA) dan Senat Akademik 14 Januari lalu," kata Prof Harkristuti kepada Kumparan, Minggu (2/3).
Dia mengatakan hasil akhir dari nasib gelar doktor Bahlil akan diputuskan oleh rektor UI bersama Majelis Wali Amanat dan Senat Akademik.
"Empat organ yang akan memutuskannya," ucapnya.
Sebelumnya, dari risalah pleno 10 Januari yang beredar, diketahui DGB merekomendasikan Bahlil untuk mengulang disertasinya. Ada dugaan 4 pelanggaran, yaitu:
Pertama, ketidakjujuran dalam pengambilan data. Disebutkan data penelitian disertasi diperoleh tanpa izin narasumber dan tidak transparan dalam penggunaannya.
Kedua, pelanggaran standar akademik, Bahlil diterima dan lulus dalam waktu singkat tanpa memenuhi syarat akademik yang ditetapkan.
Ketiga, perlakuan khusus dalam proses akademik. Disebut Bahlil mendapat keistimewaan mulai dari pembimbingan hingga kelulusan, termasuk perubahan penguji secara mendadak.
Dan terakhir, ada konflik kepentingan. Dijelaskan promotor dan kopromotor memiliki keterkaitan profesional dengan kebijakan yang diatur Bahlil saat menjabat sebagai pejabat negara.
"Diharuskan mengulang," kata Guru Besar FIB Universitas Indonesia Prof Manneke Budiman, Jumat (28/2).
"Artinya tidak di-DO. Jika tidak mau ulang, ya undur diri berarti," tambahnya.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Akmil Magelang, Kamis (27/2/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
UI Belum Tentukan Nasib Akhir Gelar Doktor Bahlil
Meskipun begitu, UI mengaku masih belum membuat keputusan akhir dari nasib gelar doktor Bahlil. Hal itu disampaikan secara langsung oleh Direktur Humas, Media, Pemerintah, dan Internasional UI, Prof Arie Afriansyah.
"Terkait hal tersebut, saya bisa menyampaikan bahwa UI belum membuat keputusan resmi terhadap Pak Bahlil," kata Prof Arie Afriansyah.
Sementara itu senada dengan Harkristuti, Anggota Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia (UI), Dany Amrul Ichdan menjelaskan, keputusan terkait disertasi Bahlil layak atau tidak, hanya bisa dibuat oleh rektor, MWA bersama tiga organ UI yakni Dewan Guru Besar (DGB), Senat Akademik (SA) Universitas dan Rektor UI akan menggelar rapat untuk membahasnya.
Soal risalah rapat DGB UI tertanggal 10 Januari 2025 yang merekomendasikan pembatalan disertasi Bahlil karena ditemukan pelanggaran, menurut Dany dokumen itu bukan atas sepengetahuan MWA. Risalah rapat itu juga harusnya bersifat internal sehingga tidak seharusnya berada di ranah publik.
"Sebagai bagian dari MWA kami berharap semua pihak menghormati segala proses akademik dan tata kelola yang berlaku di internal UI. Saat ini sedang diaturkan untuk rapat bersama empat organ UI (MWA, SA, DGB dan Rektor) rencana di minggu depan," kata Dany dalam keterangannya, Jumat (28/2).
Dany pun optimistis civitas UI mampu bekerja secara profesional dan tidak ada tekanan dari pihak mana pun dalam menangani persoalan ini.
"Kami yakin UI dan semua organ UI dapat mengedepankan objektivitas, akuntabilitas dan integritas yang tinggi dalam setiap pertimbangan keputusan," pungkasnya.
Polemik Disertasi
Bahlil mengikuti program doktoral di Sekolah Kajian Strategik dan Global (SKSG) UI. Adapun sidang terbuka promosi doktor Bahlil dilakukan pada Rabu, 16 Oktober 2024.
Bahlil meraih gelar doktor dalam tempo sangat cepat, kurang dari 3 tahun, sehingga memicu sorotan publik. UI pun melakukan investigasi.
Sebagai hasil investigasi, pada November 2024, UI menangguhkan kelulusan Bahlil Lahadalia dalam Program Doktor (S3) SKSG sembari menunggu sidang etik. UI juga meminta maaf kepada masyarakat atas permasalahan yang timbul terkait itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar