terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Zulhas Targetkan Bulog Serap 2 Juta Ton Gabah Petani pada Februari-April 2025 - my blog
Feb 13th 2025, 15:02, by Muhammad Darisman, kumparanBISNIS
Petugas mengecek gabah yang dikeringkan di Sentra Penggilingan Padi (SPP) Bulog di Karawang, Jawa Barat. Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menargetkan Perum Bulog siap menyerap lebih dari 2 juta ton gabah pada masa panen raya yang diperkirakan berlangsung pada Februari hingga April 2025.
"Ditargetkan Februari, Maret, April harus mampu menyerap di atas 2 juta (ton) secara tertahap," kata Zulhas usai rakortas di Gedung Graha Mandiri, Kamis (13/2).
Bulog juga harus mampu menyerap gabah sesuai ketetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah kering panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp 6.500 per kilogram tahun 2025.
"Bulog perlu payung hukum perlu inpres agar bisa melesanakan tugas dengan baik yang sudah disepakati, akan kita susun nanti, mengenai pengadaan, pengolahan, dan penyaluran. Nah itu juga harus diatur dengan inpres agar tidak ada, agar bisa bekerja efektif," kata Zulhas.
Menjelang bulan Ramadan, Zulhas menyebut Bulog memiliki stok sekitar 2 juta ton. Kendati demikian, ia khawatir akan ada kenaikan harga beras. Oleh karena itu, Zulhas ingin memastikan harga gabah petani harus dijaga sebesar Rp 6.500 per kilogram.
Dalam kesempatan tersebut, Zulhas meminta pihak terkait seperti Kementerian BUMN, Kementerian Dalam Negeri, dan TNI-Polri untuk mengawasi proses penyerapan gabah petani selama musim panen berlangsung.
"Jadi selama tiga bulan ini bupati akan minta rapat dengan camat dan kades setiap minggu, seperti Pak Medagri rapat mengenai inflasi setiap minggu, selama dua setengah tahun, gak ada yang kuat cuma beli yang kuat," kata Zulhas.
"Nah ini ditularkan ilmunya kepada bupati agar bupati rapat dengan camat dan kades, memonitor panen raya sampai April ini, setiap minggu rapat memandori apa yang akan dikerjakan atau ada masalah apapun termasuk harga gabah dan sebagainya," ujarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar