terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Vatikan: Rakyat Palestina Harus Tetap Berada di Tanahnya! - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Vatikan: Rakyat Palestina Harus Tetap Berada di Tanahnya!
Feb 14th 2025, 13:41, by Andreas Gerry Tuwo, kumparanNEWS

Menlu Vatikan Pietro Parolin. Foto: Tiziana FABI / AFP
Menlu Vatikan Pietro Parolin. Foto: Tiziana FABI / AFP

Takhta Suci Vatikan menolak usulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memindahkan warga Palestina dari Gaza untuk pembangunan kembali (rekonstruksi) Gaza yang poranda dibombardir Israel. Trump menginginkan AS mengambil alih Gaza di masa depan.

"Populasi Palestina harus tetap berada di tanahnya," kata Menlu Vatikan Pietro Parolin di sela pertemuan Vatikan-Italia, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (14/2).

"Ini adalah salah satu poin mendasar Takhta Suci: tidak ada deportasi," sambung Parolin.

Dia menambahkan, memindahkan warga Palestina dari Gaza hanya akan memicu ketegangan di Timur Tengah. Dia bahkan menyebut usulan Trump tidak masuk akal.

Solusinya menurut pendapat kami adalah two state solution karena ini juga berarti memberi harapan kepada penduduk," kata Parolin.
Donald Trump di dalam pesawat kepresidenan pada Senin (10/2/2025). Foto: Ben Curtis/Pool via Reuters
Donald Trump di dalam pesawat kepresidenan pada Senin (10/2/2025). Foto: Ben Curtis/Pool via Reuters

Sebelumnya Trump berulang kali menyebut akan memindahkan warga Gaza ke Yordania atau Mesir. Usulan itu ditolak kedua negara Timur Tengah tersebut.

Sejumlah pakar mengatakan, usulan Trump melanggar hukum internasional dan termasuk pembersihan etnis. Sedangkan PM Israel Benjamin Netanyahu memandang usulan Trump revolusioner.

Adapun pemimpin Vatikan, Paus Fransiskus, belum lama ini mengkritik upaya deportasi massal imigran ilegal dari AS.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: