terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Trump Minta Kedubes AS di Seluruh Dunia PHK 10 Persen Staf - my blog
Feb 14th 2025, 12:58, by Andreas Gerry Tuwo, kumparanNEWS
Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif di Ruang Oval Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat, Selasa (21/1/2025). Foto: Jim Watson/AFP
Presiden Donald Trump meminta Kedutaan Besar Amerika Serikat di seluruh dunia bersiap menghadapi pemangkasan staf. Tiga sumber menyampaikan hal tersebut kepada kantor berita Reuters.
Sumber-sumber itu menambahkan, kedutaan sudah diminta mempertimbangkan pemangkasan karyawan staf termasuk staf lokal sampai 10 persen.
Daftar siapa saja tenaga kerja yang akan terkena PHK akan dikirimkan ke Kemlu AS pada Jumat (14/2). Kemudian Kemlu AS akan mempertimbangkan dan menentukan nasib para staf yang terancam di PHK itu.
Terpisah, seorang pejabat di AS mengatakan 60 kontraktor yang bekerja untuk Biro HAM, Perburuhan, HAM dan Demokrasi Kemlu AS sudah diputus kontrak. Pemutusan gelombang terbaru akan dilakukan dalam waktu dekat.
Terkait pemangkasan staf, Kemlu AS menyatakan tidak akan berkomentar mengenai masalah internal.
"Kemlu terus menilai postur global kami untuk memastikan kami berada dalam posisi terbaik untuk mengatasi tantangan modern atas nama rakyat Amerika," kata jubir Kemlu AS seperti dikutip dari Reuters.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio. Foto: Andrew Caballero-Reynolds/AFP
Langkah pemangkasan dilakukan usai Trump meneken keppres meminta Menlu Marco Rubio merombak staf diplomatik. Trump menginginkan adanya staf diplomatik yang setia dan efektif.
Trump juga telah mengeluarkan perintah yang dinamakan Satu Suara untuk Hubungan Luar Negeri. Ia menegaskan, kegagalan melaksanakan agenda Presiden bisa menjadi dasar sanksi disiplin yang bisa berujung pemecatan.
Sebelumnya, Trump terlebih dulu berencana membubarkan USAID. Trump menegaskan pembubaran itu terkait visinya agar politik luar negeri AS sejalan dengan agenda America First.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar