terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Menteri Imipas Jamin Makanan Narapidana Aman meski Kena Efisiensi Rp 4,4 T - my blog
Feb 13th 2025, 14:52, by Fadjar Hadi, kumparanNEWS
Menu makanan warga binaan. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mengalami efisiensi anggaran Rp 4.492.200.000.000 atau Rp 4,4 triliun dari pagu awal sebesar Rp 15.962.130.370.000.
Pagu penyesuaian Kementerian Imipas kini tersisa Rp 11.469.930.370.00 atau Rp 11,4 triliun.
"Telah ditetapkan nilai efisiensi Kementerian imigrasi dan pemasyarakatan sejumlah Rp 4.492.200.000.000," kata Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Jenderal (Purn) Agus Andrianto saat rapat bersama Komisi XIII DPR RI, Kamis (13/2). Nilai efisiensi ini telah disepakati juga oleh Komisi XIII DPR RI.
Komisi XIII DPR RI rapat kerja bersama mitra kerjanya membahas rekonstruksi anggaran, Kamis (13/2/2025). Foto: Haya Syahira/kumparan
Agus memastikan, pemotongan anggaran ini berdampak pada anggaran makan narapidana. Jak narapidana tidak terdampak sama sekali.
"Nggak, nggak kita potong. Kita hanya potong di belanja modal dan belanja barang. Tidak mengurangi sedikitpun hak para warga binaan," kata Agus.
Begitu pula dengan rencana renovasi puluhan lapas di seluruh Indonesia, ia memastikan untuk menyelesaikan program ini.
"Sedangkan Imigrasi akan mempergunakan anggaran belanja modal untuk keperluan renovasi gedung dan perbaikan pos perbatasan," katanya.
Warga binaan PSBNRW Bakti Cahaya Batin yang telah bekerja di sebuah hotel. Foto: Dok. Istimewa
Dalam paparan Agus saat rapat, efisiensi anggaran di kementeriannya juga tidak menyinggung pos belanja pegawai. Efisiensi paling besar memotong pos belanja modal yang awalnya Rp 2,2 triliun menjadi hanya Rp 1,2 triliun saja.
Sementara belanja barang yang awalnya memiliki pagu Rp 6,7 triliun kini hanya tersisa Rp 3,7 triliun setelah efisiensi.
"Anggaran yang diefisiensi hanya pada belanja barang dan belanja modal, sedangkan untuk belanja pegawai tidak dilakukan efisiensi," kata Agus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar