terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Kapolres Bireuen dan Istrinya Diperiksa Dugaan Pungli, Propam Kumpulkan Bukti - my blog
Feb 14th 2025, 13:28, by Tri Vosa Febiola Ginting, kumparanNEWS
Gedung Mabes Polri. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Kapolres Bireuen AKBP Jatmiko dilaporkan dalam bentuk pengaduan masyarakat (dumas) terkait dugaan pemerasan dan pungutan liar (pungli). Ia pun sedang dalam pemeriksaan Propam Polda Aceh.
Lantas, apakah AKBP Jatmiko dicopot dari jabatannya?
Kepala Irwasda Polda Aceh Kombes Pol Djoko Susilo tidak menjawab secara gamblang. Ia menuturkan pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti soal dugaan pemerasan itu.
"Yang dilakukan masih dalam rangka pemeriksaan. Ketentuan ketentuan itu masih akan dikumpulkan bukti bukti dulu," kata Djoko dalam video keterangannya, Jumat (14/2).
"Setelah bukti-bukti keterangan hasil dumas lalu kita lakukan klarifikasi, kita sudah rapatkan, kita tindak lanjuti. Setelah bukti-bukti ada, nanti pimpinan yang menentukan," sambungnya.
Dalam kasus dugaan ini, istri AKBP Jatmiko yakni AKP J juga turut diperiksa.
"Sampai hari ini kita lakukan, Kapolres beserta istrinya juga sudah kita lakukan pemeriksaan," kata Kabid Propam Polda Aceh Kombes Pol Eddwi Kurniyanto.
Mabes Polri ikut awasi
Di sisi lain, Kabid Humas Polda Aceh Joko Kridiyanto menegaskan, pihaknya akan transparan dan profesional dalam penanganan kasus tersebut.
Salah satu bentuk profesionalisme yang dimaksud Joko adalah pihaknya meminta Mabes Polri untuk turut mengawasi penanganan kasus ini.
"Polda Aceh memastikan mekanisme pengawasan internal melalui Propam dan Irwasda telah berjalan aktif untuk mendeteksi dan menangani dugaan wewenang di lingkungan kepolisian," kata Joko Kamis (13/2).
"Bahkan untuk menunjukkan keseriusan Polda Aceh juga meminta Irwasum (Inspektorat Pengawasan Umum) Mabes Polri untuk ikut mengawasi persoalan ini," sambungnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar