terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Disperindag Lampung Pastikan Stok 12 Bahan Pokok Aman dan Surplus Jelang Ramadan - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Disperindag Lampung Pastikan Stok 12 Bahan Pokok Aman dan Surplus Jelang Ramadan
Feb 9th 2025, 14:58, by Eka Febriani, Lampung Geh

Ilustrasi bahan pangan pokok | Foto : Istock
Ilustrasi bahan pangan pokok | Foto : Istock

Lampung Geh, Bandar Lampung – Menjelang bulan suci Ramadan 2025, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memastikan bahwa ketersediaan 12 bahan pangan pokok strategis dalam kondisi aman dan surplus.

Hal tersebut disampaikan Kepala Disperindag Lampung, Evie Fatmawati, setelah rapat koordinasi terbatas bidang pangan di Lampung.

"Beberapa hari yang lalu kita sudah rapat koordinasi dengan Satgas Pangan yang dipimpin oleh Pak Direktur Reskrim Polda Lampung. Seluruh Disperindag kabupaten/kota hadir, dan hasilnya menunjukkan bahwa mulai Februari hingga Mei, ketersediaan 12 bahan pokok strategis di Lampung dalam kondisi surplus," ujar Evie, pada Minggu (9/2).

Kepala Disperindag Lampung, Evie Fatmawati | Foto : Eka Febriani / Lampung Geh
Kepala Disperindag Lampung, Evie Fatmawati | Foto : Eka Febriani / Lampung Geh

Menurut Evie, jumlah stok yang tersedia lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Lampung, kecuali ada kendala cuaca ekstrem seperti hujan atau banjir yang dapat menghambat distribusi dan produksi.

Berdasarkan data Disperindag Provinsi Lampung, berikut adalah ketersediaan dan surplus bahan pangan pokok di Lampung untuk periode Februari-Mei 2025:

1. Beras: 1.051.067 ton (kebutuhan 284.531 ton, surplus 766.536 ton)

2. Jagung: 496.567 ton (kebutuhan 365.151 ton, surplus 131.416 ton)

3. Bawang Merah: 15.188 ton (kebutuhan 10.611 ton, surplus 4.507 ton)

4. Bawang Putih: 13.726 ton (kebutuhan 9.032 ton, surplus 4.694 ton)

5. Cabai Merah Keriting: 10.220 ton (kebutuhan 8.746 ton, surplus 1.474 ton)

6. Cabai Rawit: 20.839 ton (kebutuhan 17.848 ton, surplus 2.991 ton)

7. Daging Sapi: 14.126 ton (kebutuhan 8.509 ton, surplus 5.617 ton)

8. Daging Ayam Ras: 40.448 ton (kebutuhan 30.695 ton, surplus 9.753 ton)

9. Telur Ayam: 78.256 ton (kebutuhan 30.251 ton, surplus 48.005 ton)

10. Gula: 53.574 ton (kebutuhan 31.505 ton, surplus 22.069 ton)

11. Minyak Goreng: 87.652 ton (kebutuhan 58.055 ton, surplus 29.597 ton)

12. Kedelai: 31.622 ton (kebutuhan 25.170 ton, surplus 6.452 ton)

"Kami sudah memperhitungkan kenaikan permintaan menjelang Ramadan dan Idul Fitri, terutama untuk komoditas seperti tepung, gula, dan daging yang banyak digunakan untuk membuat kue dan hidangan Lebaran. Perhitungan stok kami sudah mencakup tambahan 30% dari kebutuhan normal," jelas Evie.

Untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan bahan pokok tetap tersedia bagi masyarakat, pemerintah telah menyiapkan beberapa langkah strategis:

1. Subsidi dan Pengiriman Pasokan

- Bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional RI dalam hal subsidi dan pengiriman pasokan dari provinsi lain.

- Penambahan kuota impor bawang putih untuk menjaga stabilitas harga.

2. Pengembangan Produksi Lokal

- Penguatan kawasan produksi bawang merah, cabai merah keriting, dan cabai rawit di kabupaten sentra.

- Program pembibitan dan budidaya bawang merah serta cabai secara mandiri.

- Pemanfaatan Pekarangan Pangan Lestari untuk menambah produksi rumah tangga.

3. Monitoring Harga dan Distribusi

- Pengawasan harga daging sapi dan ayam melalui koordinasi dengan feedloter, pedagang sapi, dan asosiasi peternak.

- Optimalisasi fungsi Rumah Potong Hewan (RPH) untuk memangkas jalur distribusi daging sapi.

- Pengawasan harga telur dan pakan ayam melalui koordinasi dengan Pinsar Petelur Nasional dan produsen pakan.

- Koordinasi dengan Perum Bulog dan distributor gula serta minyak goreng untuk memastikan pasokan stabil.

4. Pasar Murah dan Intervensi Harga

- Gelar pangan murah untuk komoditas strategis, terutama cabai merah keriting dan cabai rawit.

- Pembelian produksi petani dengan harga break-even point (BEP) untuk melindungi petani dari kerugian.

"Kita akan mengadakan pasar murah wajib menjelang Ramadan untuk membantu masyarakat, karena biasanya permintaan tinggi akan menyebabkan harga naik. Dengan pasar murah ini, diharapkan masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau," tambah Evie.

Dengan langkah-langkah yang telah disiapkan, Disperindag Lampung optimis bahwa kebutuhan pangan masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri dapat terpenuhi tanpa kendala berarti.

"Semua sudah siap, lawannya cuma alam. Asalkan tidak ada hujan atau banjir besar, stok kita aman dan surplus. Kami juga akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan distribusi berjalan lancar," pungkasnya. (Cha/Put)

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: