terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Aturan Tumbler: Walkot Denpasar Akan Bagikan Tumbler ke Pelajar Penerima Bantuan - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Aturan Tumbler: Walkot Denpasar Akan Bagikan Tumbler ke Pelajar Penerima Bantuan
Feb 10th 2025, 14:44, by M. Rizki, kumparanNEWS

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara. Foto: Denita BR Matondang/kumparan
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara. Foto: Denita BR Matondang/kumparan

Pemerintah Provinsi Bali mewajibkan seluruh pegawai pemerintahan dan anak sekolah menggunakan air botol minum isi ulang alias tumbler di lingkungan kepegawaian.

Aturan ini sekaligus melarang air minum kemasan plastik sekali pakai, yang bertujuan sebagai langkah nyata pelestarian lingkungan.

Merespons hal ini, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, akan menyediakan tumbler gratis bagi siswa-siswi yang tercatat sebagai masyarakat penerima bantuan. Dia sedang menghitung dana yang dibutuhkan.

"Kami akan melakukan sosialisasi membawa tumbler karena ini kan mendukung program provinsi dan kami juga minta ke Dispora Denpasar minimal untuk warga miskin kita beri bertahap, untuk warga miskin agar kita berikan tumbler gratis," katanya kepada wartawan, Senin (10/2).

Lalu, seberapa dampak penggunaan tumbler di lingkungan pemerintahan dan sekolah ini dapat mengurangi sampah plastik di Kota Denpasar?

800 Ton Sampah per Hari

Ilustrasi tumbler. Foto: Shutterstock
Ilustrasi tumbler. Foto: Shutterstock

Jaya Negara mengatakan produksi sampah di Kota Denpasar mencapai 800 ton setiap hari. Pemkot Denpasar memiliki 24 Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) yang mengolah sampah dengan mesin hybrid dan instalator kecil.

Kemampuan TP3SR ini hanya mengelola 200 ton sampah setiap hari. Pemkot Denpasar masih membutuhkan bantuan menangani permasalahan sampah.

"Bukan kita tidak kerja, sekarang di hilir kan masih kita lakukan market sounding di 3 TPST [Tempat Pengolahan Sampah Terpadu] yang ada, tapi hasilnya belum juga bisa menyelesaikan masalah sampah," katanya.

Jaya Negara berharap Pemerintah Provinsi Bali dapat membangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarbagita (Denpasar, Badung, Bangli, dan Tabanan), teknologi mesin hybrid dan instalator besar menangani sampah.

"Makanya kita berkoordinasi dengan provinsi agar ada TPA Sarbagita yang menangani kekurangan sampah kita yang dikerjakan di Bali dengan instalator yang lebih besar. Tanpa teknologi, sampah ini tidak akan bisa bersaing," katanya.

Asep mengepul akibat kebakaran TPA Suwung, Kota Denpasar, Bali. Foto: Dok. Istimewa
Asep mengepul akibat kebakaran TPA Suwung, Kota Denpasar, Bali. Foto: Dok. Istimewa

Pemkot Denpasar membuang sampah ke TPA Suwung. TPA ini sudah overload.

"Berdasarkan hasil penelitian Kementerian PUPR dan kondisi riil yang ada saat ini sejatinya TPA ini (Sarbagita) sudah harus ditutup," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bali I Made Teja dikutip dari Antara.

Berdasarkan data Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bali, rata-rata volume sampah di TPA itu per hari mencapai sekitar 1.100-1.200 ton dengan ketinggian saat ini sudah mencapai sekitar 35 meter di atas permukaan laut.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: