terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Ada Sinyal Reshuffle Kabinet, NasDem Sebut Teman tapi Mesra dengan Pemerintah - my blog
Feb 14th 2025, 14:22, by Muhammad Luthfi Humam, kumparanNEWS
Politisi Partai NasDem Willy Aditya saat diwawancarai wartawan di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jumat (14/2/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Presiden Prabowo Subianto sempat mengirim sinyal untuk reshuffle di Kabinet Merah Putih. Salah satu parpol pendukung Prabowo yang tidak ada di jajaran kabinet adalah NasDem.
Lantas bagaimana sikap NasDem apabila terjadi reshuffle kabinet?
Ketua DPP NasDem, Willy Aditya mengungkapkan hubungan NasDem dengan Prabowo saat ini tetap baik meski tak ada di jajaran kabinet. Justru, menurutnya saat ini NasDem nyaman dengan posisi sekarang.
"Ya NasDem, kadang-kadang yang mesra itu justru yang begini-begini. TTM, teman tapi mesra, ya NasDem begini aja bahunya Surya Paloh nyaman lah untuk bersandar," kata Willy kepada wartawan saat memenuhi undangan Silaturahmi Koalisi Indonesia Maju di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jumat (14/2).
Sejumlah tamu hadir dalam pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dengan Ketua Parpol Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jumat (14/2/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Willy menyebutkan dinamika politik terus berjalan. Ia mengungkapkan pesan Ketua Umum NasDem, Surya Paloh bahwa harus terus saling mendukung di tengah ketidakpastian global.
"Pak Surya berpesan kepada kami baik di DPP ataupun di DPR bagaimana kita sama sama menjaga stabilitas," tuturnya.
Diketahui, saat Pilpres 2024 lalu NasDem berbeda pilihan dengan mengusung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Usai Pilpres, NasDem merapat ke Koalisi Indonesia Maju yang mengusung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, meski dikatakan NasDem tidak berada di pemerintahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar