terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Prabowo Diminta Bentuk Kementerian Khusus Perumahan dan Perkotaan - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Prabowo Diminta Bentuk Kementerian Khusus Perumahan dan Perkotaan
May 10th 2024, 07:29, by Muhammad Darisman, kumparanBISNIS

Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto bersama Gibran Rakabuming Raka memberikan pidato pertama usai engikuti rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden terpilih Pemilu 2024 di Gedung KPU, Ranu (24/4). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto bersama Gibran Rakabuming Raka memberikan pidato pertama usai engikuti rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden terpilih Pemilu 2024 di Gedung KPU, Ranu (24/4). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengusulkan pembentukkan kementerian baru yang menangani perumahan dan perkotaan di pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Prabowo dan Gibran telah ditetapkan KPU RI menjadi presiden dan wakil presiden terpilih periode 2024-2029. Hanya saja, mereka belum menyusun kabinet pemerintahan.

Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani melihat, pengelolaan sektor properti dan perkotaan perlu diperhatikan, sehingga membutuhkan instansi tersendiri yang menangani dua hal ini.

"Kami mengharapkan akan ada menteri khusus yang menangani daripada perumahan, properti, dari segi estate dan lain-lain. Kami melihat pengelolaan dari segi perkotaan juga penting untuk diperhatikan. Jadi kami usul ini digabung, antara properti dan urbanisasi ini menjadi satu kementerian," kata Shinta di Kantor DPN Apindo, Jakarta, Rabu (8/9).

Sebelumnya, tersiar kabar jumlah nomenklatur kementerian di pemerintahan Prabowo-Gibran akan ditambah menjadi 40. Jumlah ini bertambah 6 dari nomenklatur yang ada di kabinet Jokowi-Ma'ruf saat ini, yaitu 34. Rinciannya, 4 menteri koordinator alias Menko dan 30 menteri bidang.

Lebih lanjut Shinta menjelaskan, saat ini belum ada instansi yang dikhususkan untuk menangani sektor properti dan perkotaan. Adapun sektor properti saat ini diurusi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Namun, menurutnya, kementerian yang kini dipimpin oleh Basuki Hadimuljono itu juga menangani pembangunan infrastruktur. Sehingga fokus kementerian tersebut terbagi.

"Ada beberapa memang masukan contohnya untuk kita tidak punya kementerian yang fokus di properti gitu loh. Itu (sekarang) tidak ada, jadi masuk ke dalam (Kementerian) PUPR. Nah sementara di (Kementerian) PUPR itu kan lebih gini ke infrastruktur," imbuh Shinta.

Selain kementerian baru yang difokuskan menangani urusan perumahan dan perkotaan, Shinta juga berharap nantinya pemerintahan baru juga akan membentuk lembaga seperti badan percepatan perumahan yang mengiringi kementerian baru tersebut.

Menurutnya, sebagai asosiasi dari pengusaha di berbagai sektor, hal ini menjadi salah satu hal yang diajukan Apindo secara spesifik kepada pemerintahan yang baru. "Jadi ini salah satu yang sangat spesifik yang kami ajukan kepada pemerintah," tutup Shinta.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: