terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Moeldoko: Insentif Mobil Hybrid Bisa Perlambat Pertumbuhan BEV - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Moeldoko: Insentif Mobil Hybrid Bisa Perlambat Pertumbuhan BEV
May 6th 2024, 06:00, by Fitra Andrianto, kumparanOTO

Ketua umum Perkindo, Moeldoko saat penutupan PEVS 2024 di JIExpo Kemayoran. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
Ketua umum Perkindo, Moeldoko saat penutupan PEVS 2024 di JIExpo Kemayoran. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Ketua umum Perkindo, Moeldoko menjelaskan saat ini pemerintah masih mengkaji insentif mobil hybrid dan perlu penelitian lebih dalam, terlebih teknologi tersebut juga berkontribusi dalam mengurangi konsumsi bahan bakar.

"Presiden waktu ditanya bilang nunggu dulu. Hybrid juga perlu penelaahan lebih dalam, dalam hal tertentu sudah pengurangan bensin," kata Moeldoko saat konferensi pers penutupan pameran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2024 di JIExpo, Kemayoran, Sabtu (4/5/2024).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah menyampaikan jika sudah ada pembicaraan mengenai insentif mobil hybrid di antara menteri kabinet.

"Masih dibicarakan dengan Menteri Ekonomi dan Menteri Perindustrian," ungkap Jokowi saat mengunjungi pameran PEVS 2024, JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (3/5).

Kofrensi pers saat penutupan PEVS 2024 di Kemayoran, Sabtu (4/5/024). Foto: Fitra Andrianto/kumparan
Kofrensi pers saat penutupan PEVS 2024 di Kemayoran, Sabtu (4/5/024). Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Lebih lanjut, Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan bilang pemberian insentif Hybrid ini tidak mudah diberikan karena dikhawatirkan dapat mengganggu pertumbuhan kendaraan listrik.

"Dalam kecenderungan tertentu sudah pengurangan bensin (mobil hybrid). Kajian-kajian ini harus lebih didalami lagi, tidak bisa dengan mudah diberikan nanti untuk EV nya tidak akan bertumbuh dengan baik," pungkasnya

Lebih lanjut Moeldoko mengungkapkan, saat ini Ia tidak akan memasukkan kendaraan hybrid dalam pameran khusus kendaraan listrik PEVS.

"Saya sebagai ketua Periklindo tidak saya masukan. EV ya EV murni, jadi kalau Hybrid menurut saya tidak termasuk dalam kategori EV. Tapi, sebagai Kepala Staf Presiden tunggu saja dulu," tutupnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: