terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
Apr 12th 2025, 22:09, by Vincentius Mario, kumparanHITS
Penyanyi Andien secara khusus membawakan tribute untuk mendiang Titiek Puspa saat manggung di International Golo Mori Jazz di Golo Mori Convention Centre, Labuan Bajo, NTT, pada Sabtu (12/4). Foto: Vincentius Mario/kumparan
Penyanyi Andien memberikan tribute manis untuk mendiang Titiek Puspa saat manggung di International Golo Mori Jazz 2025 di Golo Mori Convention Centre, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (12/4).
Dalam penampilannya, Andien menyanyikan sejumlah lagu populer Titiek Puspa yakni Kupu-kupu Malam dan Bimbi.
"Aku ingin mengajak untuk sejenak dan memberi apresiasi bagi sosok luar biasa, penuh warna, penuh cinta, dan beliau ini adalah inspirasi bagi banyak generasi," kata Andien.
Penyanyi Andien secara khusus membawakan tribute untuk mendiang Titiek Puspa saat manggung di International Golo Mori Jazz di Golo Mori Convention Centre, Labuan Bajo, NTT, pada Sabtu (12/4). Foto: Vincentius Mario/kumparan
Andien Kenang Titiek Puspa
Andien mengenang Titiek Puspa bukan hanya sebagai musisi, tetapi sosok yang penuh cinta dan menginspirasi.
"Beliau hadir bukan hanya sebagai musisi, tetapi juga sebagai manusia. Yang penuh cinta, keberanian dan semangat hidup," tutur Andien.
Andien mengaku bersyukur dan merasa terhormat bisa membawakan kenangan untuk Titiek saat tampil di International Golo Mori Jazz 2025.
"Di antara langit yang luas, dan udara yang tenang dari Golo Mori, aku sangat bersyukur bisa mempersembahkan lagu-lagu ini sebagai bentuk cinta dan hormatku untuk Eyang Titiek Puspa," ucap Andien.
Penyanyi Andien dan Sheila Majid secara khusus membawakan tribute untuk mendiang Titiek Puspa saat manggung di International Golo Mori Jazz di Golo Mori Convention Centre, Labuan Bajo, NTT pada Sabtu (12/4). Foto: Vincentius Mario/kumparan
Selain tribute untuk Titiek Puspa, Andien juga membawakan beberapa lagu populernya seperti Indahnya Dunia, Moving On, Aku Cinta Dia, dan Dia.
Andien tampil spesial karena diiringi orkestra dari Tohpati. Tohpati juga mengiringi Sheila Majid ketika tampil. Sementara itu, Maliq & D'Essentials menjadi penampil pembuka gelaran International Golo Mori Jazz 2025.
Sejumlah pelaku kasus peredaran uang palsu di Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (10/4). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Polsek Tanah Abang mengungkap kasus peredaran uang palsu beberapa waktu lalu. Delapan pelaku telah ditangkap dan dijadikan tersangka.
Rupanya, salah seorang dari delapan pelaku yang ditangkap adalah pegawai maskapai Garuda Indonesia. Ia bernama Bayu Setyo Aribowo.
"Relationship Manager PT Garuda Bandara Soekarno Hatta," kata Kanitreskrim Polsek Tanah Abang, Kompol Martua Malau, melalui pesan singkat pada Sabtu (12/4).
Sejumlah pelaku kasus peredaran uang palsu di Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (10/4). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Martua menyebut, Bayu berperan sebagai penerima uang palsu dari pelaku lain yakni Amir Yadi. Usai menerima uang dari Amir, Bayu memerintahkan pelaku berinisial J untuk menjual uang palsu tersebut.
"Dia penerima dana dari inisial A (Subang)" ujar dia.
Sebelumnya diberitakan, delapan pelaku yang telah ditangkap yakni Muh. Sujari, Budi Irawan, Elyas, Bayu Setyo Aribowo, Babay Bahrum Ulum, Amir Yadi, Lasmino Broto Sejati, dan Dian Slamet Riyadi.
Polisi menunjukkan pelaku dan barang bukti kasus peredaran uang palsu di Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (10/4). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Selain menangkap para pelaku, polisi juga turut menyita barang bukti berupa 23 ribu lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu atau setara dengan Rp 3,3 miliar.
Akibat perbuatannya, para pelaku disangkakan Pasal 26 UU RI Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dengan ancaman pidana penjara 10 tahun juncto Pasal 244 KUHP dan atau Pasal 245 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun.
Sejumlah barang bukti yang disita polisi di kasus peredaran uang palsu di Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (10/4). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparanPolisi menunjukkan pelaku dan barang bukti kasus peredaran uang palsu di Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (10/4). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparanSejumlah barang bukti yang disita polisi di kasus peredaran uang palsu di Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (10/4). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Garuda Indonesia Buka Suara: Pelaku Non Aktif Sejak 2022
Garuda Indonesia mengkonfirmasi bahwa salah satu pelaku, yakni Bayu Setyo Aribowo, memang merupakan pegawainya. Namun ia merupakan pegawai non aktif sejak tahun 2022.
"Perlu kami sampaikan bahwa yang bersangkutan saat ini tengah menjalani program Cuti di Luar Tanggungan Perusahaan (CDTP) sejak tahun 2022," kata Direktur Human Capital & Corporate Services Enny Kristiani, lewat keterangannya, Sabtu (12/4).
"Hingga saat ini, yang bersangkutan belum kembali melaksanakan kewajibannya sebagai pegawai aktif dan tidak tercatat menjalankan tugas dalam lingkup operasional perusahaan," tambah Enny.
Garuda Indonesia patuh terhadap proses hukum yang menjerat oknum itu. Mereka juga bakal memberikan sanksi Surat Peringatan Tingkat III (SP 3) dan akan menurunkan status karyawan tersebut.
"Adapun pengenaan sanksi kepegawaian tersebut akan turut mengacu pada perkembangan proses hukum yang saat ini tengah berlangsung," tutup Enny.