terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Cerita Anggota TNI Letuskan 5 Tembakan yang Tewaskan Bos Rental - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Cerita Anggota TNI Letuskan 5 Tembakan yang Tewaskan Bos Rental
Mar 3rd 2025, 13:23, by Fachrul Irwinsyah, kumparanNEWS

Terdakwa Kelasi Kepala Bambang Apri Atmojo menghadiri sidang penembakan terhadap bos rental di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (3/3/2025). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Terdakwa Kelasi Kepala Bambang Apri Atmojo menghadiri sidang penembakan terhadap bos rental di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (3/3/2025). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Anggota TNI AL, Kelasi Kepala Bambang Apri Atmojo, mengaku meletuskan tembakan sebanyak lima kali saat kericuhan terjadi di depan minimarket Rest Area KM 45 Jalan Tol Tangerang-Merak. Tembakan itu kemudian menewaskan bos rental, Ilyas Abdul Rahman.

Hal itu disampaikan Bambang dalam keterangannya saat diperiksa sebagai terdakwa dalam persidangan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada Senin (3/3).

Dalam keterangannya, Bambang menjelaskan bahwa tembakan pertama dan kedua diletuskan ketika melihat rekannya, Sersan Satu Akbar Adli, dipiting dan diseret sejumlah orang. Dia kemudian meletuskan tembakan peringatan agar orang-orang itu melepaskan Akbar. Tembakan itu diletuskan melalui kaca jendela mobil.

"Posisi pada saat itu Saudara Akbar seperti kesakitan [lalu bilang] 'Tembak, Tut, tembak, Tut'. Kami posisi memegang senjata langsung menembakkan tembakan peringatan sebanyak dua kali," kata Bambang.

"Ke mana?" tanya oditur.

"Sudut 160 derajat posisi ke atas," kata Bambang.

Menurut Bambang, dikarenakan dua kali tembakan peringatan tak digubris, dia memutuskan turun dari dalam mobil sambil menenteng senjata. Kemudian meletuskan tembakan ketiga ke arah orang-orang yang mengerubungi Akbar. Tembakan itu mengenai bagian perut anggota Asosiasi Rental Mobil Indonesia (ARMI) bernama Romli.

Setelah meletuskan tembakan ketiga, Bambang meletuskan tembakan keempat ketika Ilyas berupaya untuk mendekat ke arahnya. Bambang merasa Ilyas hendak merampas senjatanya. Sehingga Bambang secara spontan menembak Ilyas ke bagian dada. Tembakan itu menewaskan Ilyas.

"Tembakan itu terdakwa arahkan ke mana?" tanya oditur.

"Kami arahkan lurus 90 derajat," kata Bambang.

"Terus bagaimana tembakan keempat mengenai sasaran?" tanya lagi oditur.

"Mengenai, korban langsung memegang dada," kata Bambang.

Sementara itu, tembakan kelima diletuskan ketika Bambang bersama dua rekannya hendak melarikan diri. Dikarenakan merasa menarik perhatian warga setempat, Bambang meletuskan kembali tembakan peringatan.

"Tujuan tembakan kelima itu untuk peringatan," kata Bambang.

Bambang tak mempunyai pengalaman memegang senjata api. Adapun senjata api yang ditembakannya itu merupakan milik Akbar. Menurut dia, Akbar mempunyai izin menggunakan senjata api.

"Saudara, pernah pegang pistol sebelumnya?" tanya oditur.

"Tidak pernah," ujar Bambang.

Terdapat tiga Anggota TNI AL yang jadi terdakwa dalam kasus ini yakni Kelasi Kepala Bambang Apri Atmojo, Sersan Satu Akbar Adli, dan Sersan Satu Rafsin Hermawan. Ketiganya didakwa melakukan penadahan sebagaimana diatur dalam Pasal 480 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Selain itu, Bambang dan Akbar didakwa pula melakukan pembunuhan. Mereka dikenakan Pasal 340 juncto Pasal 55 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto 55 ayat 1 KUHP.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: