terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Wanita di AS Gugat Klinik IVF, Lahirkan Anak Beda Etnis Akibat Embrio Tertukar - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Wanita di AS Gugat Klinik IVF, Lahirkan Anak Beda Etnis Akibat Embrio Tertukar
Feb 21st 2025, 15:00, by Nabilla Fatiara, kumparanMOM

Ilustrasi sel sperma menuju sel telur untuk membuahi.  Foto: Getty Images
Ilustrasi sel sperma menuju sel telur untuk membuahi. Foto: Getty Images

Seorang wanita dari negara bagian Georgia, Amerika Serikat, bernama Krystena Murray, berhasil hamil setelah menjalani program bayi tabung (In Vitro Fertilization/IVF) pada Mei 2023. IVF merupakan suatu prosedur di mana sel telur wanita dibuahi oleh sperma pria di laboratorium, sebelum embrio ditanamkan ke dalam rahim wanita.

Kehamilan pun berjalan dengan lancar, sampai akhirnya Murray melahirkan seorang bayi laki-laki pada Desember 2023.

Namun, Murray dan sang suami kaget bukan kepalang, karena pasangan yang berkulit putih itu melahirkan bayi dengan kulit hitam atau seorang Afrika-Amerika!

BBC melansir, Murray ternyata selama kehamilan tanpa sadar mengandung dan melahirkan bayi yang bukan anak kandungnya. Setelah melahirkan, ia pun tidak pernah mengunggah foto bayinya di media sosial, atau mengizinkan teman-teman maupun keluarganya.

Murray sempat membeli alat tes DNA untuk melakukan pengetesan di rumah. Dan hasil tes yang diterimanya pada akhir Januari 2024 mengonfirmasi bahwa bayi yang dilahirkannya tidak memiliki hubungan biologis dengan kedua orang tuanya.

Di bulan berikutnya, mereka memberi tahu klinik IVF tentang kesalahan transfer embrio yang dikandungnya. Bayi yang dikandungnya berkulit hitam, sedangkan Murray dan pendonor spermanya sama-sama berkulit putih. Di situlah ia sadar bahwa dokter telah memberinya embrio pasien lain, dan bukan embrionya sendiri.

Klinik tersebut kemudian memberi orang tua kandung bayi berkulit hitam tersebut, yang kemudian menuntut hak asuh bayi yang saat itu berusia tiga bulan. Meskipun mengalami kejadian yang tidak mengenakkan, ia sebenarnya ingin mempertahankan bayi itu selama beberapa bulan hingga orang tua kandungnya mendapatkan hak asuh.

Namun, secara sukarela, Murray pun menyerahkan hak asuh bayi yang dilahirkannya, setelah diberi tahu tim hukum bahwa ia tidak memiliki peluang untuk menang di pengadilan keluarga.

"Mengandung bayi, menjadi jatuh cinta kepadanya, melahirkan dia, dan membangun ikatan khusus yang unik antara ibu dan bayi. Setelah semuanya dilakukan, ia harus merelakan bayi itu [untuk dibawa orang tua kandungnya]. Saya tidak akan pernah pulih sepenuhnya dari ini semua," ungkap Murray dalam pernyataan yang dirilis melalui pengacaranya.

Ilustrasi cara menggendong bayi. Foto: Shutter Stock
Ilustrasi cara menggendong bayi. Foto: Shutter Stock

Bayi yang tidak disebutkan namanya itu kini tinggal bersama orang tua kandungnya di negara bagian lain di AS, dan dengan nama yang berbeda juga. Dengan kata lain, Murray pun jadi seakan menjadi ibu pengganti (surogasi) atas bayi tersebut.

Ajukan Tuntutan Hukum terhadap Klinik Bayi Tabung yang Melakukan Kesalahan

Nah Moms, Murray pun akhirnya menggugat klinik IVF, Coastal Fertility Specialists, akibat kelalaian dalam donor sperma tersebut. Pasangan ini juga tidak memahami apakah klinik tersebut secara keliru mentransfer embrionya ke pasangan lain, atau apa yang mungkin terjadi padanya setelah itu.

"Dia [Kristina] masih ingat betul keterkejutannya saat melihat bayinya untuk pertama kali. Sementara Kristina adalah seorang wanita Kaukasia yang memilih donor sperma dengan penampilan serupa, tetapi bayi yang dilahirkannya adalah seorang Afrika-Amerika. Kesalahan seperti ini tidak seharusnya terjadi di klinik fertilitas. Ini adalah dosa besar," kata pengacara Murray, Adam Wolf, dalam konferensi pers pengumuman gugatan terhadap klinik tersebut.

Coastal Fertility Specialists kemudian merespons kasus ini dengan mengeluarkan sebuah pernyataan.

"Pada hari yang sama ketika kesalahan ini ditemukan, kami segera melakukan peninjauan mendalam dan menerapkan perlindungan tambahan untuk melindungi pasien. Dan memastikan insiden seperti ini tidak terjadi lagi," tulis pernyataan mereka.

Dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi beberapa tuntutan hukum yang diajukan terhadap klinik fertilitas di AS atas kesalahan dalam program IVF. Semoga permasalahan segera terselesaikan ya, Moms.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: