terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Trump Mau Bantu Ukraina Perang dengan Imbalan Hak Mineral, Zelensky Tolak - my blog
Feb 16th 2025, 16:40, by Tiara Hasna R, kumparanNEWS
Presiden Prancis Emmanuel Macron (tengah) didampingi oleh presiden terpilih AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky selama pertemuan di Istana Kepresidenan Elysee di Paris, Prancis, pada 7 Desember 2024. Foto: Sarah Meyssonnier / POOL / AFP
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menolak tawaran Presiden Amerika Serikat yang mengaitkan dukungan militer dengan hak eksploitasi setengah dari mineral tanah jarang Ukraina.
Kesepakatan itu diajukan oleh Menteri Keuangan AS Scott Bessent saat berkunjung ke Kiev pekan lalu.
Menurut Zelensky, setiap kerja sama harus disertai jaminan keamanan bagi Ukraina.
"Perjanjian ini ditandatangani di tingkat menteri. Namun, saya sebagai presiden harus memastikan kualitas dokumen ini," kata Zelensky dalam Konferensi Keamanan Munich, Sabtu (10/2).
"Saya tidak mengizinkan perjanjian ini ditandatangani karena belum siap dan tidak melindungi kepentingan Ukraina," lanjutnya, seperti diberitakan AFP.
Presiden terpilih AS Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menjelang upacara pembukaan kembali Katedral Notre-Dame di Paris, Prancis, pada 7 Desember 2024. Foto: Ludovic MARIN / POOL / AFP
Zelensky menegaskan bahwa sumber daya alam Ukraina bukan miliknya, tetapi milik rakyat.
Ia menolak menyerahkannya tanpa kepastian keuntungan bagi negara dalam jangka panjang.
"Saya penjamin bahwa sumber daya ini akan tetap ada untuk anak-anak kita, bersama semua mitra," katanya.
Tawaran ini muncul di tengah kebijakan Donald Trump yang mengkritik besarnya dana AS untuk membantu Ukraina melawan Rusia.
Trump juga melakukan percakapan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin beberapa hari sebelum proposal disampaikan dan memicu kekhawatiran Eropa bahwa negosiasi bisa terjadi tanpa melibatkan Ukraina.
Pemerintah Ukraina telah menyerahkan draf perjanjian tersebut kepada AS, tetapi Zelensky menegaskan dokumen itu belum memenuhi kepentingan nasional Ukraina.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar