terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Polisi India Sita Buku Terkait Islam di Kashmir - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Polisi India Sita Buku Terkait Islam di Kashmir
Feb 19th 2025, 15:05, by Andreas Gerry Tuwo, kumparanNEWS

Petugas polisi di India, Selasa (13/2/2024). Foto: Anushree Fadnavis/REUTERS
Petugas polisi di India, Selasa (13/2/2024). Foto: Anushree Fadnavis/REUTERS

Kepolisian India menggerebek puluhan toko buku di Kashmir. Mereka lalu menyita buku-buku terkait Islam.

Keterangan kepolisian, penggerebekan berdasarkan laporan intelijen. Lewat laporan itu terdapat dugaan penjualan dan distribusi tersembunyi buku-buku, yang disebut kepolisian, menyebarkan ideologi terlarang.

Belum diketahui buku-buku apa saja yang disita. Tapi, keterangan pemilik toko yang digerebek, polisi menyita buku karya pendiri parpol Islam Jamaat-e-Islami, Abul A'la Maududi.

Petugas polisi di India. Foto: REUTERS / Rupak De Chowdhuri
Petugas polisi di India. Foto: REUTERS / Rupak De Chowdhuri

Pemilik toko, yang namanya dirahasiakan karena alasan keamanan, mengatakan penggerebekan dilakukan pada Sabtu (15/2) di kota utama Kashmir, Srinagar, seperti dikutip dari AFP.

"Mereka (polisi) datang dan mengambil semua salinan buku yang ditulis oleh Abul A'la Maududi dengan mengatakan buku-buku ini dilarang," kata pemilik toko itu.

Adapun Kashmir adalah wilayah sengketa setelah kemerdekaan India dan Pakistan dari Inggris. Kedua negara Asia Selatan itu sampai sekarang saling klaim kepemilikan wilayah itu secara penuh.

Pemberontak Kashmir di India menuntut kemerdekaan secara penuh dari pemerintahan pusat di New Delhi atau bergabung dengan Pakistan.

Sementara itu, PM Modi telah melarang parpol Jamaat-e-Islami di Kashmir. Pemerintahan Modi mencap parpol itu sebagai organisasi pelanggar hukum.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: