terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Driver Ojol Demo di Kemnaker, Ngaku Dirugikan Sistem Aceng dan Slot - my blog
Feb 17th 2025, 12:38, by Rini Friastuti, kumparanNEWS
Sejumlah pengemudi ojek online yang tergabung dalam Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada Senin (17/2/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Driver ojek online yang tergabung Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) berunjuk rasa di depan kantor Kementerian Ketenagakerjaan pada Senin (17/2).
Mereka menuntut Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para ojol dan ada aturan resmi yang menyertainya. Selain itu, mereka juga mengadu karena merasa dirugikan dengan sistem aceng dan slot dari aplikasi penyedia jasa.
"Kami merasa diperbudak dengan adanya Aceng dan Slot ini karena tarifnya begitu murah dan ada pengkotak-ngotakan wilayah," kata Ketua SPAI, Lily Pujiati kepada wartawan di lokasi.
Lily menjelaskan, Aceng itu adalah tarif yang rata untuk jarak tertentu. Menurutnya, skema tersebut memberatkan para mitra ojol.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer bertemu pengemudi ojek online yang tergabung dalam Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) saat unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pada Senin (17/2/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
"Aceng itu adalah angkutan jarak jauh maupun dekat, ongkosnya hanya Rp 5 ribu. Jarak tempuh maupun pengambilannya pun sangat merugikan kami," jelasnya.
Sementara slot adalah mekanisme prioritas untuk para driver agar lebih cepat mendapat order. Namun, untuk menjadi prioritas, para driver harus membayar uang tambahan.
Adapun para massa aksi unjuk rasa ini menuntut beberapa hal di antaranya:
Menuntut THR diberikan sebesar 1 bulan upah (UMP) dan diberikan H-30 sebelum Hari Raya.
Menolak hubungan kemitraan yang menjanjikan fleksibilitas. Karena fleksibilitas dalam kemitraan adalah dalih platform untuk menghindar dari kewajiban membayar THR dan hak-hak pekerja kepada pengemudi ojol, taksol, dan kurir
Jam kerja 8 jam. Insentif dari perusahaan platform selama ini tidak mensejahterakan pekerja platform karena itu semua ternyata memaksa pengemudi untuk terus-menerus bekerja tanpa istirahat melebihi ketetapan jam kerja 8 jam
Para ojol yang berunjuk rasa ini pun menyerukan untuk mematikan aplikasi atau off bid selama aksi unjuk rasa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar