terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Tren IPO Menurun di 2024, Ini Kata Airlangga - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Tren IPO Menurun di 2024, Ini Kata Airlangga
Dec 13th 2024, 12:10, by Nicha Muslimawati, kumparanBISNIS

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat ditemui di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (12/12/2024). Foto: Widya Islamiati/kumparan
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat ditemui di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (12/12/2024). Foto: Widya Islamiati/kumparan

Tren penawaran saham perdana ke publik atau Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia cenderung menurun di tahun 2024. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), ada 39 perusahaan yang IPO pada tahun ini dengan nilai pendanaan mencapai USD 368 juta.

Nilai tersebut menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana terdapat 79 perusahaan yang IPO dengan dana sebesar USD 3,6 miliar.

Ketua Dewan Penasihat Asosiasi Emiten Indonesia sekaligus Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap tren perusahaan yang melakukan IPO bisa kembali meningkat. Di samping itu, Airlangga menekankan perlunya mendalamkan struktur IPO di dalam negeri.

"Kita tetap berharap bahwa IPO akan terus bisa ditingkatkan dan juga diharapkan underwriter diberi kekuatan (nilai yang bisa di-underwrite) lagi Karena beberapa kali kan memang kita harus mengundang investor luar dari Singapura, dari Hongkong, dari Eropa dan yang lain," kata Airlangga di Kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (13/12).

Airlangga menjelaskan, keberadaan industri asuransi diperlukan karena sifatnya pembiayaan jangka panjang. Sedangkan market IPO juga membutuhkan industri yang sifatnya pembiayaan jangka panjang.

"Kan kita tahu bank asing menguasai itu. Tidak salah, tetapi juga kita harus memperkuat kemampuan dari underwriter di dalam negeri," kata Airlangga.

Meski demikian, Airlangga optimistis tren IPO akan kembali meningkat di tahun 2025. "Kalau pemerintah selalu optimis," ujarnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: