terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Pramono dan Said Temui Megawati di Teuku Umar, Lobi soal Retreat Kepala Daerah? - my blog
Feb 21st 2025, 13:59, by Fadjar Hadi, kumparanNEWS
Ketua DPP PDIP Said Abdullah meninggalkan kediaman Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Jumat (21/2/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan
Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Ketua DPP PDIP Said Abdullah menemui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar, Jakarta Pusat, Jumat (21/2).
Kunjungan Pram dan Said menuai sorotan karena ada instruksi kepala daerah dari PDIP diminta menunda ikut retreat kepala daerah di Akmil.
Keputusan itu terbit pada Kamis (20/2) malam, tidak lama setelah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ditahan KPK.
Pramono keluar lebih dahulu tanpa memberikan keterangan. Sementara Said menyebut, dirinya dipanggil karena mendapat tugas dari Megawati.
"Saya ada tugas, ya namanya kader ada tugas," kata Said.
Ketua Banggar DPR itu tak mengungkap apa tugas yang dimaksud itu. Termasuk disinggung soal lobi agar kepala daerah PDIP bisa ikut retreat di Akmil. "Saya dengan mas Pram. Mas Pram sudah balik," tutur Said.
Sebelumnya, Megawati mengeluarkan surat bernomor 7294 /IN/DPP/II/2025 pada Kamis (20/2) malam.
Megawati mengeluarkan 2 poin instruksi penting untuk kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDIP. Berikut instruksi tersebut:
Kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retreat di Magelang pada 21-28 Februari 2025. Sekiranya telah dalam perjalanan menuju Kota Magelang untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum.
Tetap berada dalam komunikasi aktif dan stand by commander call.
Atas instruksi ini, para kepala daerah menunda keberangkatan ke Magelang. Mereka yang sudah sampai di Yogya juga sementara menunggu dan tidak melanjutkan perjalanan ke Akmil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar