terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Ketua Oposisi Singapura Bohong ke Parlemen, Terancam Tak Bisa Ikut Pemilu - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Ketua Oposisi Singapura Bohong ke Parlemen, Terancam Tak Bisa Ikut Pemilu
Feb 17th 2025, 14:32, by Nadia Riso, kumparanNEWS

Pemimpin oposisi Singapura, Pritam Singh. Foto: Roslan RAHMAN / AFP
Pemimpin oposisi Singapura, Pritam Singh. Foto: Roslan RAHMAN / AFP

Pengadilan Singapura menyatakan ketua oposisi dari Partai Pekerja, Pritam Singh, bersalah atas 2 tuduhan berbohong kepada komite parlemen. Atas tuduhan ini, Singh terancam dilarang mencalonkan diri pada pemilihan umum tahun ini.

Dikutip dari Reuters, vonis Singh akan dijatuhkan pada hari ini, Senin (17/2). Atas tuduhannya itu Singh mengaku tidak bersalah.

Akan tetapi jaksa memintanya membayar denda SGD 7.000 (setara Rp 84.785.400) per tuduhan.

Dalam aturan di Singapura jika denda yang harus dibayar lebih dari SGD 10 ribu (setara Rp 121.122.000) atau Jika di Singh dihukum penjara lebih dari 1 tahun, maka dia tidak akan bisa mencalonkan diri pada pemilu.

Dakwaan terhadap Singh bermula ketika dia dituduh memberikan kesaksian palsu kepada komite parlemen tahun 2021 tentang sesama anggota partai, Raeesah Khan, yang berbohong kepada parlemen.

Singh mengatakan telah mendesak Khan untuk mengakui kebohongannya ke parlemen. Namun, hakim Luke Tan mengatakan ada banyak bukti dan pernyataan saksi yang membuktikan sebaliknya.

"Khan mengakui ke pemimpin WP (Partai Pekerja) lain bahwa dia berbohong, sama sekali tidak ada tindak lanjut dari terdakwa," kata Tan di pengadilan.

"Ini dapat terjadi karena terdakwa telah menyatakan ini adalah 'sesuatu yang harus kita bawa ke liang lahat'," lanjutnya.

Pengadilan ini digelar ketika Singapura bersiap untuk pemilihan umum yang akan digelar pada November mendatang. Ini merupakan pemilu pertama yang digelar setelah Perdana Menteri Lawrence Wong memerintah tahun lalu.

Partai Tindakan Rakyat, partai yang mana Wong menjadi anggotanya, dipastikan akan mendominasi dan memenangkan kursi terbanyak seperti yang terjadi dalam setiap pemilu sejak kemerdekaan Singapura pada 1965.

Pada pemilu 2020, Partai Pekerja yang dipimpin Singh berhasil memperluas perolehan kursinya menjadi 10 dari 6 kursi. Namun, citra partai ini tercoreng karena Khan memberikan pernyataan kepada parlemen dan anggotanya yang lain mundur karena skandal perselingkuhan.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: