terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Aksi Bakar Ban Mahasiswa UIN Palembang Sebut Efisiensi Anggaran Tak Pro Rakyat - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Aksi Bakar Ban Mahasiswa UIN Palembang Sebut Efisiensi Anggaran Tak Pro Rakyat
Feb 20th 2025, 13:13, by Abdullah Toriq, Urban Id

Para mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang saat orasi di halaman Gedung DPRD Sumsel diwarnai membakar ban Kamis (20/2/2025) Foto : Abp/Urban Id
Para mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang saat orasi di halaman Gedung DPRD Sumsel diwarnai membakar ban Kamis (20/2/2025) Foto : Abp/Urban Id

Aksi demonstrasi bertajuk 'Indonesia Gelap' yang digelar ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang di depan Gedung DPRD Sumsel, Kamis 20 Februari 2025, berlangsung dengan ketegangan. Para mahasiswa bahkan membakar ban sebagai bentuk protes lantaran tuntutan mereka belum direspons oleh Ketua maupun Anggota DPRD Sumsel. Demonstrasi dimulai pukul 10.05 WIB dengan orasi di depan gedung DPRD Sumsel, sebelum akhirnya massa bergerak memasuki halaman gedung pada pukul 12.11 WIB. Aksi membakar ban dilakukan sebagai simbol kekecewaan terhadap lambannya tanggapan dari pihak legislatif. Ratusan mahasiswa dengan lantang menyuarakan berbagai isu, mulai dari efisiensi anggaran yang dinilai tidak pro-rakyat, hingga potensi pemangkasan hak pendidikan. Mereka juga mengkritik kebijakan makan bergizi gratis (MBG) yang dianggap kurang efektif serta menghambat sektor-sektor kementerian. "Kami melihat kebijakan pemerintah yang tidak dipersiapkan dengan matang. Efisiensi yang diharapkan justru menyulitkan masyarakat," ujar salah satu orator dalam aksi tersebut. Mahasiswa menilai bahwa kebijakan efisiensi anggaran berdampak luas pada kehidupan masyarakat, terutama dalam sektor pendidikan. Mereka khawatir pemangkasan anggaran pendidikan akan mengancam program Kartu Indonesia Pintar (KIP), sehingga menghambat akses pendidikan bagi generasi muda. "Jika KIP terancam dipangkas, maka cita-cita Indonesia Emas 2045 bisa berubah menjadi Indonesia Cemas," tambahnya. Aliansi Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang juga mendesak DPRD Sumsel untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan pemerintah, bukan justru mendukung kebijakan yang dinilai merugikan rakyat. "Kami ingin DPRD Provinsi menyampaikan aspirasi ini dan berdiri bersama rakyat," tegas mereka. Berikut 8 tuntutan yang disampaikan Aliansi Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang: 1. Menolak efisiensi anggaran yang merugikan rakyat. 2. Memastikan pemenuhan hak dosen dan tenaga pengajar. 3. Mengevaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). 4. Menolak pemberian Izin Usaha Pertambangan (IUP) kepada kampus. 5. Menolak revisi Tata Tertib DPR RI. 6. Menolak revisi UU KUHAP dan UU Kejaksaan. 7. Mendesak Presiden untuk mengevaluasi Inpres Nomor 1 Tahun 2025. 8. Meminta pemerintah memberikan laporan transparan terkait pagu anggaran pendidikan.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: