terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

3 Prajurit TNI AL Tepis Keterangan Anak Bos Rental soal Tembakan - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
3 Prajurit TNI AL Tepis Keterangan Anak Bos Rental soal Tembakan
Feb 18th 2025, 15:34, by Rachmadi Rasyad, kumparanNEWS

Terdakwa kasus dugaan penembakan bos rental mobil dan penadahan mobil oleh oknum TNI AL Kelasi Kepala Bambang Apri Atmojo, Sertu Akbar Adli, dan Sertu Rafsin Hermawan menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Militer II-08, Jakarta, Selasa (18/2/2025). Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
Terdakwa kasus dugaan penembakan bos rental mobil dan penadahan mobil oleh oknum TNI AL Kelasi Kepala Bambang Apri Atmojo, Sertu Akbar Adli, dan Sertu Rafsin Hermawan menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Militer II-08, Jakarta, Selasa (18/2/2025). Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO

Tiga anggota TNI AL yakni Kelasi Kepala Bambang Apri Atmojo, Sertu Akbar Adli, dan Sertu Rafsin Hermawan membantah sejumlah keterangan dari anak bos rental mobil Ilyas Abdul Rahman, Agam Muhamad Nasrudin dan Rizky Agam Syahputra, yang disampaikan dalam persidangan.

Hal pertama yang dibantah yakni terkait dengan keterangan Agam dan Rizky yang menyebut korban sempat berkomunikasi secara baik-baik dengan para pelaku ketika mengambil mobil rental. Menurut terdakwa Bambang, korban tidak menunjukkan iktikad baik saat hendak mengambil mobilnya.

"Artinya keterangan saksi satu (Agam) tidak ada percakapan tapi langsung menarik, gitu?" tanya Ketua Majelis Hakim.

"Siap (benar)" kata Bambang.

Mendengar bantahan dari Bambang. Agam tetap teguh pada keterangannya semula. Agam menyebut korban sempat meminta secara baik-baik mobilnya yang dibawa oleh para pelaku.

"Atas bantahan terdakwa satu, apakah saksi tetap pada keterangan semula?" tanya Ketua Majelis Hakim.

"Tetap pada keterangan semula," ujar Agam.

Kemudian, keterangan lainnya yang dibantah Bambang yakni terkait penembakan. Bambang membantah bahwa dirinya menembak ke arah kerumunan saat meletuskan tembakan pertama. Menurut dia, tembakan pertama mengarah ke atas.

"Jadi terdakwa satu membantah bahwa saat penembakan pertama tidak kerumunan, tapi ke arah atas?" tanya Ketua Majelis Hakim.

"Siap (benar)" kata Bambang.

Keterangan soal arah tembakan itu pun dibantah oleh Agam. Agam tetap pada keterangannya semula bahwa Bambang meletuskan tembakan pertama ke arah kerumunan hingga mengenai ayahnya.

"Bantahan kedua dari terdakwa, bahwa tembakan pertama itu tidak langsung ke kerumunan tapi ke arah atas, serong atas, atas bantahan dari terdakwa tetap pada keterangan?" tanya lagi Ketua Majelis Hakim.

"Tetap pada keterangan saya yang mulia," ujar Agam.

Sebelumnya, peristiwa bermula ketika mobil rental merek milik Ilyas disewa oleh AA selama tiga hari. Lalu, Ilyas menerima notifikasi bahwa GPS yang dipasang pada mobil telah dicabut sehingga menimbulkan kecurigaan mobil akan digelapkan.

Ilyas dan dua anaknya kemudian melakukan penelusuran dan menunju ke Pandeglang, Banten, usai mendapat titik keberadaan mobilnya. Saat mendapati mobilnya dan dihampiri, ternyata mobil Honda Brio itu bukan lagi dikemudikan oleh AA dan sudah berpindah tangan.

Namun demikian, ketika hendak disergap, salah seorang pelaku ada yang membawa senjata api sehingga Ilyas mengurungkan niat untuk mengambil mobilnya dan hanya membuntuti para pelaku.

Ilyas dan kedua anaknya berusaha mengejar para pelaku sambil meminta bantuan ke kepolisian untuk memberi pendampingan. Namun, polisi malah merasa keberatan. Ilyas pun menghubungi Asosiasi Rental Mobil Indonesia (ARMI) untuk meminta pendampingan dan bantuan mengamankan unit mobil yang dibawa kabur pelaku.

Mereka kembali membuntuti para pelaku hingga terjadi kejar-kejaran dan masuk ke Rest Area KM 45 Jalan Tol Tangerang-Merak. Mereka melakukan penyergapan di sana tapi berujung keributan dan penembakan. Ilyas tewas dalam insiden itu.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar: