terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar gedung akibat serangan drone Rusia ke Ukraina di di Kharkiv, Ukraina, Sabtu (7/6/2025). Foto: Vitalii Hnidyi/Reuters
Serangan Rusia terhadap kota Kherson dan Kharkiv di Ukraina pada Sabtu (6/7) pagi menewaskan sedikitnya lima orang. Hal tersebut disampaikan oleh pejabat kedua wilayah itu.
Dikutip dari AFP, serangan Rusia menarget gedung bertingkat di Kherson menewaskan sepasang suami istri, menurut gubernur regional Oleksandr Prokudin.
Di Kharkiv, tiga orang lainnya tewas dan sedikitnya 17 orang terluka dalam apa yang disebut Wali Kota Igor Terekhov sebagai "serangan paling kuat" terhadap kotanya sejak dimulainya perang.
Sejumlah petugas pemadam kebakaran mengevakuasi warga saat kebakaran gedung drone Rusia ke Ukraina di di Kharkiv, Ukraina, Sabtu (7/6/2025). Foto: Sofiia Gatilova/Reuters
Dalam beberapa hari terakhir, serangan Rusia ke Ukraina semakin intensif. Salah satunya menarget ibu kota Ukraina, Kiev, yang menewaskan 4 orang pada Jumat (6/6).
Wali Kota Kiev Vitali Klitschko mengatakan selain 4 orang yang tewas, 20 orang terluka dan 16 di antaranya dirawat di rumah sakit.
Serangan itu mengganggu sistem transportasi kota dan merusak jalur antar stasiun. Selain itu, balok-balok beton jatuh dari bangunan menghancurkan mobil-mobil yang diparkir di bawahnya.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Bali. Foto: Denita BR Matondang/kumparan
Menteri Kebudayaan Fadli Zon memastikan penulisan ulang sejarah Indonesia dikerjakan oleh sejarawan, bukan aktivis apalagi politikus. Sehingga, menurutnya, hasilnya akan profesional.
"Yang menulis sejarah itu adalah profesional. Siapa profesional itu? Ya sejarawan. Yang menulis sejarah bukan aktivis, bukan politisi. Karena kan kalau aktivis, politisi punya perspektif masing-masing," katanya di Bali, Jumat (7/6).
Penulisan tersebut melibatkan 113 sejarawan dari 43 perguruan tinggi.
"Sejarawan yang kita rekrut, bukan rekrut ya, sejarawan yang ikut terlibat itu dari 43 perguruan tinggi, bukan sejarawan-sejarawan yang baru juga mereka tuh memang profesor, PhD, dokter," kata dia.
Selain itu, pemerintah akan mengelar uji publik terhadap hasil penulisan sejarah ulang tersebut sebelum dipublikasikan secara resmi pada Agustus 2025.
"Selesainya nanti bulan Agustus, tapi kita akan ada uji publik," katanya.
Pertama kali, Sejarah Nasional Indonesia ditulis pada tahun 1984. Yang kemudian, ditambahkan dalam sebuah buku berjudul 'Indonesia Dalam Arus Sejarah' pada tahun 2012. Sudah tiga belas tahun berlalu, sejak sejarah mengenai Indonesia direvisi.