terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Pikirkan 7 Hal Ini Setelah Mengetahui Pasangan Anda Selingkuh

terselubung.cz.cc
situs unik menarik ajaib terlangka terlucu terunik yang selalu up date terbaru
Pikirkan 7 Hal Ini Setelah Mengetahui Pasangan Anda Selingkuh
Jul 26th 2011, 01:36

Mengetahui pasangan berselingkuh memang bukan hal mudah untuk dihadapi. Rasa marah, kecewa, sedih tidak bisa hilang begitu saja.Tapi ketika emosi masih memuncak, jangan terburu-buru mengambil sikap. Pikirkan matang-matang lebih dulu. Jika Anda menganggap kebersamaan yang telah lama terjalin dengan pasangan terlalu penting untuk dirusak orang ketiga, maka mungkin Anda bisa mempertimbangkan untuk mempertahankan hubungan. Tapi tentu hal itu tidak mudah dan terlintas pikiran untuk mengakhiri hubungan.

Jika Anda masih bingung bagaimana harus bersikap, simaklah beberapa tips yang dirangkum dari Go Get Guys sebelum mengambil langkah serius.

1. Ambil Waktu untuk Sendiri
Setidaknya jauhi si dia selama dua hari setelah mengetahui perselingkuhannya. Jika langsung membahas, mungkin Anda akan lepas kontrol dan bereaksi spontan. Bisa saja Anda akan menyesal dengan keputusan yang telah dibuat. Untuk itu, jangan bertindak terburu-buru. Sebaiknya tenangkan pikiran dan pikirkan kembali, apakah Anda dapat hidup dengan orang yang tidak bisa dipercaya?

2. Jangan Menyalahkan Diri Sendiri
Dalam masa galau, tidak jarang wanita menjadi rendah diri dan menyalahkan dirinya sendiri atas perselingkuhan kekasihnya. Anda harus tahu, orang yang berselingkuh memiliki pikiran yang dangkal. Dia tidak cukup jantan untuk berbicara jika sudah tidak bahagia dalam hubungan dan memilih jalan 'pengecut'. Untuk itu, bicara padanya saat Anda siap dan jangan merasa bersalah sedikitpun. Dia yang melakukan kesalahan, bukan Anda.

3. Pikirkan Baik-baik
Pahami risiko yang akan terjadi jika Anda memilih untuk memaafkan dan tetap bersama. Kepercayaan setelah diselingkuhi pasti tidak akan sama lagi. Meskipun dia telah membuktikan hubungannya dengan wanita lain telah berakhir dan menunjukkan perubahan sikap yang baik, belum tentu hubungan bisa kembali baik. Anda mungkin akan terus paranoid jika ada setiap panggilan telepon di ponselnya.

Mengembalikan kepercayaan membutuhkan waktu yang cukup lama. Apakah Anda siap berjuang untuk itu? Dan apakah kekasih siap jika selalu dicurigai Anda? Maka dari itu pikirkan masak-masak dan beritahu si dia risikonya jika akan kembali membangun hubungan.

4. Jangan Balas Dendam
Rasa kesal dan marah membuat Anda ingin membalas perbuatannya dengan melakukan perselingkuhan juga. Aksi balas dendam ini tidak akan menyelesaikan masalah, malah membuat keadaan lebih buruk dan rumit.

5. Jangan Terus Mengungkitnya
Jika telah memutuskan untuk menjalin hubungan lagi, Anda harus mencoba melupakan perselingkuhannya. Hindari terus mengungkit kesalahannya di setiap argumen.

6. Komunikasi
Tentu kepercayaan tidak bisa kembali utuh lagi setelah diselingkuhi. Hubungan juga menjadi berbeda. Ini akan membutuhkan waktu yang lama dan perlu banyak komunikasi dari Anda berdua untuk 'menyehatkan' kembali hubungan asmara.

7. Menjadi Lebih Setia atau Tidak Setia
Kabar baiknya, ketika pria ketahuan berselingkuh pertama kali, kemungkinan dia tidak akan mengulanginya lagi dan benar-benar menyesali perbuatannya. Tapi jika pasangan ketahuan selingkuh untuk kedua kalinya, maka akan ada perselingkuhan ketiga, keempat dan kelima. Percayalah!
source

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

Tidak ada komentar: