terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download

>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:

Bank Tertua di Indonesia - berdiri sebelum kemerdekaan

Bank Tertua di Indonesia - berdiri sebelum kemerdekaan
Taukah agan2 semua Bank Tertua di Indonesia? Jawabannya adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI).. Yup Bank yang identik dengan masyarakat pedesaan ini adalah Bank Tertua yang pernah berdiri di Indonesia...
Ini dia Gan sejarah lengkapnya :


Bank Rakyat Indonesia (BRI) didirikan pada 16 Desember 1895 di Purwokerto, Jawa Tengah oleh seorang pribumi bernama Raden Aria Wirjaatmadja, dengan nama Hulp-en Spaarbank der Inlandsche Bestuurs Ambtenaren atau Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi.

Ketika itu, pada jaman Belanda, BRI merupakan bank yang murni didirikan oleh pribumi dengan menggunakan kas masjid dan funding dari teman-temannya untuk membantu masyarakat kecil supaya lepas dari jepitan lintah darat. Sedangkan bank lain semuanya didirikan oleh orang Belanda baik yang berada di negeri Belanda maupun yang sudah bermukim di Indonesia. Contohnya, Escomto Bank NV, didirikan pengusaha Belanda di Indonesia yang kemudian menjadi Bank Dagang Negara.

Pada periode setelah kemerdekaan RI, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 1 tahun 1946 Pasal 1 disebutkan bahwa BRI adalah sebagai Bank Pemerintah pertama di Republik Indonesia. Adanya situasi perang mempertahankan kemerdekaan pada tahun 1948, kegiatan BRI sempat terhenti untuk sementara waktu dan baru mulai aktif kembali setelah perjanjian Renville pada tahun 1949 dengan berubah nama menjadi Bank Rakyat Indonesia Serikat. Pada waktu itu melalui PERPU No. 41 tahun 1960 dibentuk Bank Koperasi Tani dan Nelayan (BKTN) yang merupakan peleburan dari BRI, Bank Tani Nelayan dan Nederlandsche Maatschappij (NHM). Kemudian berdasarkan Penetapan Presiden (Penpres) No. 9 tahun 1965, BKTN diintergrasikan ke dalam Bank Indonesia dengan nama Bank Indonesia Urusan Koperasi Tani dan Nelayan.

Setelah berjalan selama satu bulan keluar Penpres No. 17 tahun 1965 tentang pembentukan Bank tunggal dengan nama Bank Negara Indonesia. Dalam ketentuan baru itu, Bank Indonesia Urusan Koperasi, Tani dan Nelayan (eks BKTN) diintegrasikan dengan nama Bank Negara Indonesia unit II bidang Rural, sedangkan NHM menjadi Bank Negara Indonesia unit II bidang Ekspor Impor (Exim).

Berdasarkan Undang-Undang No. 14 tahun 1967 tentang Undang-undang Pokok Perbankan dan Undang-undang No. 13 tahun 1968 tentang Undang-undang Bank Sentral, yang intinya mengembalikan fungsi Bank Indonesia sebagai Bank Sentral dan Bank Negara Indonesia Unit II Bidang Rular dan Ekspor Impor dipisahkan masing-masing menjadi dua Bank yaitu Bank Rakyat Indonesia dan Bank Ekspor Impor Indonesia. Selanjutnya berdasarkan Undang-undang No. 21 tahun 1968 menetapkan kembali tugas-tugas pokok BRI sebagai Bank Umum.

Sejak 1 Agustus 1992 berdasarkan Undang-undang perbankan No. 7 tahun 1992 dan Peraturan Pemerintah RI No. 21 tahun 1992 status BRI berubah menjadi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) yang kepemilikannya masih 100% ditangan Pemerintah.

PT. BRI (Persero) yang didirikan sejak tahun 1895 didasarkan pelayanan pada masyarakat kecil sampai sekarang tetap konsisten, yaitu dengan fokus pemberian fasilitas kredit kepada golongan pengusaha kecil. Hal ini antara lain tercermin pada perkembangan penyaluran KUK pada tahun 1994 sebesar Rp. 6.419,8 milyar yang meningkat menjadi Rp. 8.231,1 milyar pada tahun 1995 dan pada tahun 1999 sampai dengan bulan September sebesar Rp. 20.466 milyar.

Seiring dengan perkembangan dunia perbankan yang semakin pesat maka sampai saat ini Bank Rakyat Indonesia mempunyai Unit Kerja yang berjumlah 4.447 buah, yang terdiri dari 1 Kantor Pusat BRI, 12 Kantor Wilayah, 12 Kantor Inspeksi /SPI, 170 Kantor Cabang(Dalam Negeri), 145 Kantor Cabang Pembantu, 1 Kantor Cabang Khusus, 1 New York Agency, 1 Caymand Island Agency, 1 Kantor Perwakilan Hongkong, 40 Kantor Kas Bayar, 6 Kantor Mobil Bank, 193 P.POINT,3.705 BRI UNIT dan 357 Pos Pelayanan Desa.

Dan, tahukah Agan2 semua bahwa BRI dengan BRI Unitnya merupakan Pelopor Micro Finance di dunia dan telah terbukti sukses dan menjadi role model micro finance internasional yang diterapkan di banya negara... Jadi negara lain pada belajar Micro Finance ke Indonesia, khususnya ke BRI.. Jauh sebelum M. Yunus pemenang Nobel Ekonomi membentuk Bank Micro Financenya sendiri, Indonesia sudah menjadi ROLE MODEL dan MERCU SUAR MICRO FINANCE bagi dunia Internasional, dengan prestasi yang luar biasa baik di dalam negeri maupun luar negeri.. Salah satunya menjadi satu2nya perusahan Indonesia yang diakui Forbes Magazine sebagai The Big 50.. cek disini gan : http://www.forbes.com/lists/2008/37/...esia_Q4RI.html dan http://www.detikfinance.com/read/200...a-versi-forbes

So, kita boleh bangga agan2 semua karena Bank kita dan sistem ekonomi kita dijadikan role model ekonomi micro finance dunia

Tidak ada komentar: