"Hari ini CPI (Corruption Perception Index) Indonesia sepanjang tahun 2024 skor 37 dan rangking 99," kata Deputi Transparency International Indonesia, Wawan Heru Suyatmiko, dalam paparannya, Selasa (11/2).
"Artinya terjadi peningkatan 3 poin dari tahun 2023 ke 2024," imbuhnya.
Negara-negara yg IPK-nya terendah tahun 2024. Foto: Youtube/ TII
IPK ini dihitung oleh Transparency International dengan skala 0-100, yaitu 0 artinya paling korup, sedangkan 100 berarti paling bersih.
IPK Indonesia ini dihitung dari 9 sumber data yang menjadi indikator, yakni:
Political Risk Service: 33
IMB Business School World Competitiveness Yearbook: 45
Global Insight Country Risk Rating: 32
World Economic Forum Executive Opinion Survey: 61
Bertelsmann Stiftung Transformation Index: 39
Economist Intelligence Unit Country Risk Service: 35
Political and Economic Risk Consultancy: 38
Varieties of Democracy Project: 22
World Justice Project Rule of Law Index: 26
Secara peringkat, Indonesia juga mengalami peningkatan. Dari peringkat 115 menjadi peringkat 99 dari total 180 negara yang disurvei secara global oleh Transparency International.
Rangking pertama IPK dipegang oleh Denmark. Sementara rangking terakhir ditempati Sudan Selatan.
Skor Tinggi
Denmark (90)
Finlandia (88)
Singapura (84)
Selandia Baru (83)
Norwegia, Luksemburg, Swiss (81)
Swedia (80)
Belanda (78)
Australia (77
Islandia (77)
Irlandia (77)
Skor Rendah
Korea Utara-Sudan (15)
Nikaragua (14)
Libya-Yaman-Guinea Khatulistiwa-Eritrea (13)
Suriah (12)
Venezuela (10)
Somalia (9)
Sudan Selatan (8)
Pada tahun 2024, skor rata-rata global untuk 180 negara adalah 43. Sementara skor rata-rata untuk asia pasific ialah 44
"Rata-rata skor 43 sudah terjadi 9 tahun artinya secara global pencegahan korupsi berada dalam posisi yang sangat stagnan. 9 tahun tidak ada satu perubahan yang sangat berarti," ujar Wawan.
"56% negara disurvei negara dengan nilai CPI di bawah rata-rata," sambungnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar