Hutan Alam Taman Nasional Tesso Nilo. Foto: Instagram/@btn_tessonilo
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah menguasai kembali 81 ribu hektare lahan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau. Kini, untuk menjaganya agar tak kembali dirambah secara ilegal, sebanyak 3 kompi TNI dikerahkan untuk pengamanan.
"Kita gelar di 3 SSK (satuan setingkat kompi) yang sampai sekarang masih ada di lapangan," kata Dantim Alpha Satgas PKH, Brigjen TNI Dody Triwinarno, di Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu (9/7).
Para personel TNI itu akan ditempatkan di 13 pos. Masing-masing pos terletak di jalan-jalan tikus yang biasa digunakan masyarakat untuk masuk ke area TNTN.
"Setelah kita cek dan identifikasi, ada 13 titik jalan keluar masuk masyarakat merambah saat ini, 13 titik jalan tikus yang selama ini masyarakat masuk ke dalam kawasan konservasi TNTN, inilah menjadi pintunya," ujarnya.
Aktivitas Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menertibkan kawasan Hutan Konservasi Taman Nasional Tesso Nilo sebagai bagian dari upaya penegakan hukum atas kawasan hutan yang merupakan tanah negara di Riau, Selasa (10/6/2025). Foto: ANTARA/HO-Kemenhut
Dari jalan-jalan tikus itu, masyarakat sekitar mulai melakukan penambahan. Akibatnya, sejak 2004 silam hingga awal 2025 kemarin luas lahan TNTN terus tergerus.
"Ini yang terjadi kurang lebih hampir 21 tahun berjalan sejak tahun 2004 sampai sekarang," ungkapnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar