Putin ke Trump: Rusia Tak Akan Berhenti Tuntaskan Misinya di Ukraina - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Putin ke Trump: Rusia Tak Akan Berhenti Tuntaskan Misinya di Ukraina
Jul 4th 2025, 10:19 by kumparanNEWS

Presiden Vladimir Putin dan Presiden Donald Trump bersalaman. Foto: Reuters
Presiden Vladimir Putin dan Presiden Donald Trump bersalaman. Foto: Reuters

Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan tidak akan berhenti sampai misi negaranya di Ukraina tercapai. Ia menyampaikan ini kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat keduanya berkomunikasi via telepon.

Mengutip AFP (3/7), Putin mengatakan akan menuntaskan akar masalah yang menyebabkan negaranya berkonflik dengan Ukraina. Di saat yang sama, ia juga menambahkan negaranya siap untuk duduk di meja negosiasi untuk menyelesaikan masalah yang pecah menjadi perang terbuka sejak Februari 2022 lalu.

"Rusia tidak akan menyerah pada tujuan ini," ujar pejabat Kremlin Yuri Ushakov menjelaskan pembicaraan Putin dan Trump seperti dikutip Kamis (4/7).

Ushakov mengatakan obrolan kedua kepala negara itu berlangsung selama sekitar satu jam. Tak hanya soal perang dengan Ukraina, mereka juga menyinggung soal konflik di Timur Tengah, terutama konflik yang melibatkan AS dengan Iran.

"Dari pihak Rusia, ditekankan pentingnya menyelesaikan semua masalah yang disengketakan, perselisihan, dan situasi konflik secara eksklusif melalui cara politik-diplomatik," tutupnya.

Prajurit Ukraina dari brigade Khartia mempersiapkan Howitzer M101 sebelum menembak ke arah posisi Rusia di wilayah Kharkiv, Ukraina, Rabu (12/3/2025). Foto: Alex Babenko/AP Photo
Prajurit Ukraina dari brigade Khartia mempersiapkan Howitzer M101 sebelum menembak ke arah posisi Rusia di wilayah Kharkiv, Ukraina, Rabu (12/3/2025). Foto: Alex Babenko/AP Photo

Terkait perang kedua negara itu, terkini, AS memutuskan untuk menghentikan pengiriman senjata ke Ukraina. Hal ini sangat disesali oleh pihak mereka, namun disambut baik oleh Rusia lantaran dinilai akan mempercepat berakhirnya konflik.

Sementara itu Negeri Beruang Merah itu dalam beberapa minggu ke belakang telah menguasai wilayah Donetsk dan Dnipropetrovsk dan meningkatkan serangan udaranya secara nasional. Dengan demikian, Rusia telah menguasai sekitar seperlima wilayah Ukraina selama perang.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar