terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Motif 'Wanita' di Kala Kompol Yogi juga Brigadir Nurhadi Punya Istri dan Anak - my blog
Kompol I Made Yogi Purusa Utama semasa menjabat Kasat Reskrim Polresta Mataram. Foto: Dhimas B.P./ANTARA
Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) mengungkap motif pembunuhan Brigadir Muhammad Nurhadi yang dilakukan oleh tersangka Kompol I Made Yogi Purusa Utama, Ipda Haris Candra, dan seorang perempuan berinisial M.
Insiden itu terjadi di vila yang terletak di Gili Trawangan, Lombok, pada Rabu (16/4).
Dirreskrimum Polda NTB, Kombes Syarif Hidayat, mengatakan pembunuhan ini dipicu korban merayu teman wanita salah satu tersangka.
"Ada peristiwa almarhum mencoba untuk merayu dan mendekati rekan wanita salah satu tersangka, itu ceritanya. Diduga merayu dan itu dibenarkan oleh saksi yang ada di TKP," kata Syarif lewat keterangannya, Senin (7/7).
Para pelaku, lanjut Syarif, kemudian terlibat keributan dengan pelaku. Ia diduga dianiaya, dibiarkan di kolam dalam kondisi pingsan hingga tewas.
Sudah Berkeluarga
Brigadir Muhammad Nurhadi dari Polda NTB dibunuh dua atasannya, April 2025. Foto: Instagram/@dtn439nusantara/
Kabid Humas Polda NTB, Mohammad Kholid, mengatakan seluruh polisi yang terlibat insiden vila itu telah berkeluarga—beristri dan memiliki anak.
"Benar (telah beristri dan memiliki anak)," ujar Kholid.
Bahkan, Yogi pernah mengangkat anak pada tahun 2023, tatkala ia masih menjabat Kasat Reskrim Polresta Mataram.
Anak tersebut dibuang oleh orang tua kandungnya saat berumur 1 hari, di berugak tepi jalan wilayah Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat.
Yogi pun berupaya mengasuhnya sejak saat itu karena rasa iba yang mendalam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar