Kasus Ojol Aniaya Sopir TransJakarta karena Tak Terima Diklakson Berakhir Damai - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Kasus Ojol Aniaya Sopir TransJakarta karena Tak Terima Diklakson Berakhir Damai
Jul 9th 2025, 10:56 by kumparanNEWS

Kasus penganiayaan terhadap sopir bus TransJakarta berakhir damai. Foto: Dok. Istimewa
Kasus penganiayaan terhadap sopir bus TransJakarta berakhir damai. Foto: Dok. Istimewa

Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh pengendara ojek online (ojol) berinisial NS terhadap sopir bus TransJakarta berinisial JN di Jalan Letjen S. Parman, Jakarta Barat, berakhir damai.

"Kami sudah pertemukan terhadap kedua belah pihak. Dan keduanya sepakat untuk menyelesaikan perkara ini secara kekeluargaan," kata Kapolsek Palmerah, Kompol Eko Adi Setiawan, melalui keterangan yang diterima pada Rabu (9/7).

Pihak korban, kata Eko, memutuskan memaafkan pelaku. Dengan demikian, pelaku tak akan diproses hukum. Ke depan, dia mengharapkan masyarakat agar tak mengedepankan emosi ketika sedang berkendara di jalan.

"Kami mengedepankan pendekatan restoratif justice. Kedua pihak sudah menandatangani surat pernyataan damai dan sepakat untuk tidak saling menuntut," ujar dia.

Sebelumnya, momen saat korban dianiaya terekam sebuah video dan beredar di media sosial. Terlihat, korban yang mengenakan pakaian batik dianiaya pengendara motor yang mengenakan jaket ojol. Korban menerima pukulan pada bagian kepalanya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar