Jika Gencatan Senjata Gaza Gagal, Inggris Ancam Jatuhkan Sanksi ke Israel - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Jika Gencatan Senjata Gaza Gagal, Inggris Ancam Jatuhkan Sanksi ke Israel
Jul 9th 2025, 11:36 by kumparanNEWS

Menteri Luar Negeri Inggris, David Lammy. Foto: Adem Altan/AFP
Menteri Luar Negeri Inggris, David Lammy. Foto: Adem Altan/AFP

Krisis kemanusiaan di Gaza menjadi perhatian Pemerintah Inggris. Mereka mengancam akan mensanksi Israel jika gagal mencapai gencatan senjata dengan Hamas.

Saat ini perundingan gencatan senjata antara Israel dan Hamas berlangsung sejak pekan lalu di ibu kota Qatar, Doha. Qatar menyebut gencatan senjata butuh waktu untuk disepakati. Sedangkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump optimistis gencatan senjata terwujud pekan ini.

Situasi teranyar di Gaza dibahas Menlu Inggris David Lammy saat bertemu Komite Urusan Luar Negeri Parlemen Inggris, Selasa (9/7). Di depan parlemen, Lammy mengkritik mekanisme distribusi bantuan di Gaza lewat lembaga bentukan Israel dan AS, Gaza Humanitarian Foundation (GHF).

Warga Palestina yang mengungsi mengangkut paket bantuan kemanusiaan di sebelah barat Jabalia, Jalur Gaza utara, Senin (16/6/2025). Foto: Bashar Taleb / AFP
Warga Palestina yang mengungsi mengangkut paket bantuan kemanusiaan di sebelah barat Jabalia, Jalur Gaza utara, Senin (16/6/2025). Foto: Bashar Taleb / AFP
"Sangat jelas kami tidak mendukung yayasan bantuan yang sudah dibentuk. Mereka tidak bekerja dengan baik, banyak yang nyaris kelaparan. Banyak yang kehilangan nyawa. Kami memimpin upaya global mengutuk sistem bentukan itu," ucap Lemmy.

Ketika para anggota parlemen bertanya apakah Pemerintah Inggris akan menjatuhkan sanksi kepada Israel bila situasi krisis kemanusiaan dan gencatan senjata gagal, Lemmy menjawab: "Ya, kami akan."

Bulan lalu, Inggris bersama Australia, Kanada, Selandia Baru, Norwegia menjatuhkan sanksi ke dua Menteri Israel Itamar Ben-Gvir dan Bezalel Smotrich. Mereka menuduh kedua orang itu memicu tindak kekerasan terhadap rakyat Palestina di Gaza.

Menteri Keamanan Nasional Israel yang kontroversial, Itamar Ben-Gvir, mengunjungi kompleks Al-Aqsa yang juga dikenal oleh orang-orang Yahudi sebagai Temple Mount, di Kota Tua Yerusalem, 13 Agustus 2024 Foto: Temple Mount Administration/Handout via REUTERS
Menteri Keamanan Nasional Israel yang kontroversial, Itamar Ben-Gvir, mengunjungi kompleks Al-Aqsa yang juga dikenal oleh orang-orang Yahudi sebagai Temple Mount, di Kota Tua Yerusalem, 13 Agustus 2024 Foto: Temple Mount Administration/Handout via REUTERS

Sepekan lalu, Inggris menangguhkan perundingan perdagangan bebas dengan Israel. Keputusan itu diambil terkait penangguhan bantuan kemanusiaan berujung ancaman kelaparan di Gaza.

Tahun lalu Inggris juga mengambil tindakan keras terhadap Israel terkait perang Gaza. Inggris memutuskan menghentikan ekspor senjata ke Israel.

Adapun pada Selasa kemarin Lammy mengutuk keras perluasan permukiman ilegal Israel di Tepi Barat. Dia menegaskan aksi itu merupakan pelanggaran hukum internasional.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar