Iran Ancam Usir Jutaan Warga Afghanistan, Jika Menolak Bakal Ditangkap - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Iran Ancam Usir Jutaan Warga Afghanistan, Jika Menolak Bakal Ditangkap
Jul 7th 2025, 14:36 by kumparanNEWS

Pengungsi Afghanistan tiba dari Iran di perbatasan Islam Qala antara Afghanistan dan Iran, Sabtu (5/7/2025). Foto: MOHSEN KARIMI/AFP
Pengungsi Afghanistan tiba dari Iran di perbatasan Islam Qala antara Afghanistan dan Iran, Sabtu (5/7/2025). Foto: MOHSEN KARIMI/AFP

Iran mengusir jutaan warga Afghanistan. Jika tidak, mereka akan ditangkap aparat keamanan negara tetangga tersebut.

Pengumuman pemerintah disampaikan pada Minggu (6/7), tepat saat tenggat waktu untuk warga Afghanistan angkat kaki dari Iran berakhir.

Rencana Iran mengusir warga Afghanistan menuai keprihatinan berbagai organisasi kemanusiaan. Mereka khawatir deportasi massal akan memicu instabilitas di Afghanistan.

Saat ini Afghanistan adalah salah satu negara paling miskin di dunia. Sedangkan data teranyar menunjukkan ada sekitar 4 juta migran dan pengungsi Afghanistan di Iran.

Afghanistan adalah negara yang terkurung daratan (landlocked) di persimpangan Asia Tengah dan Asia Selatan. Negara ini berbatasan dengan enam negara lain, termasuk Iran.

Pengungsi Afghanistan tiba dari Iran di perbatasan Islam Qala antara Afghanistan dan Iran, Sabtu (5/7/2025). Foto: MOHSEN KARIMI/AFP
Pengungsi Afghanistan tiba dari Iran di perbatasan Islam Qala antara Afghanistan dan Iran, Sabtu (5/7/2025). Foto: MOHSEN KARIMI/AFP

Adapun pada 2023 Iran meluncurkan kebijakan mengusir warga asing yang tinggal di negaranya secara ilegal. Kebijakan itu dituduh mengincar warga Afghanistan.

Pada Maret 2025, pemerintah Iran menyatakan, para pengungsi Afghanistan harus meninggalkan negaranya secara sukarela sampai 6 Juli. Jika tidak, maka akan diusir sampai ditangkap.

Ilustrasi peta Iran dan Israel. Foto: Shutterstock
Ilustrasi peta Iran dan Israel. Foto: Shutterstock

Menurut organisasi urusan imigran PBB (IOM), sejak ancaman itu dilontarkan, sebanyak 700 ribu warga Afghanistan telah meninggalkan Iran. Pada Juni lalu sebanyak 230 ribu warga Afghanistan dideportasi.

Wanita Afghanistan berburqa berjalan melalui jalan di Kabul pada 28 Desember 2022. Foto: AFP
Wanita Afghanistan berburqa berjalan melalui jalan di Kabul pada 28 Desember 2022. Foto: AFP

Padahal mayoritas warga Afghanistan kabur dari negaranya karena alasan perang, kemiskinan sampai tak mau berada di bawah kekuasaan Taliban.

Seorang warga Afghanistan di Iran, Batoul Akbari, mengatakan di negara tempatnya tinggal ada sentimen anti-Afghanistan.

Pemuda berfoto di sebelah bendera Afghanistan di puncak bukit yang menghadap ke Kabul, Afghanistan. Foto: Mohammad Ismail/REUTERS
Pemuda berfoto di sebelah bendera Afghanistan di puncak bukit yang menghadap ke Kabul, Afghanistan. Foto: Mohammad Ismail/REUTERS

"Sakit hati melihat warga diusir dari rumah satu-satunya yang saat ini mereka tahu," ujar Akbari seperti dikutip dari Al-Jazeera.

Lahir di Afghanistan membuat perasaan kami punya dua kampung halaman. Keluarga kami berasal dari Afghanistan, tapi di sini yang selalu kami tahu sebagai rumah," sambung Akbari.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar