Menteri Luar Negeri China Wang Yi menyampaikan keterangan pers saat melakukan pertemuan delegasi di Beijing, China, Kamis (27/3/2025). Foto: Stringer/AFP
China mendesak Kamboja dan Thailand menyelesaikan sengketa perbatasan melalui dialog. Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri China Wang Yi kepada Menlu Thailand Maris Sangiampongsadi sela ASEAN Ministers' Meeting (AMM) di Malaysia.
"China bersedia menjunjung tinggi posisi yang objektif dan adil, serta memainkan peran konstruktif bagi koeksistensi yang harmonis antara Thailand dan Kamboja," kata Wang Yi, dikutip dari Reuters, Jumat (11/7).
Wang Yi juga menegaskan kembali netralitas China dalam isu ini saat bertemu dengan Menlu Kamboja Prak Sokhonn di hari yang sama.
Dia menegaskan pentingnya langkah-langkah keamanan untuk melindungi warga China dan Kamboja, dan meminta tindakan yang lebih tegas untuk memberantas sepenuhnya kejahatan lintas batas seperti judi online hingga penyelundupan.
Sementara terkait tarif AS, dia mengatakan China yakin ASEAN memiliki kemampuan untuk mengatasi situasi yang kompleks dan melindungi kepentingan bersama serta kepentingan masing-masing negara.
Ketegangan antara Thailand dan Kamboja karena masalah perbatasan meningkat pada akhir Mei lalu. Baku tembak terjadi di perbatasan, menewaskan satu prajurit Kamboja.
Kamboja bahkan meminta Mahkamah Internasional untuk menyelesaikan sengketa di perbatasan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar