Ilustrasi satu ubin berapa meter persegi. Sumber: pexels.com
Ubin adalah salah satu satuan ukur yang banyak digunakan untuk mengetahui luas lahan pertanian. Oleh karena itulah, istilah ini dapat dikatakan cukup familier di bidang agraria. Namun, yang sering jadi pertanyaan bagi masyarakat awam adalah satu ubin berapa meter persegi?
Pertanyaan ini tentu saja sangat lumrah ditanyakan oleh masyarakat awam. Sebab, nyatanya tidak semua orang mengetahui dan mengenal satuan ukur ubin. Jadi, mereka penasaran dan tertarik ingin tahu lebih jauh tentang satuan ukur ini.
Satu Ubin Berapa Meter Persegi? Ini Penjelasan Selengkapnya
Ilustrasi satu ubin berapa meter persegi. Sumber: pexels.com
Jadi, satu ubin berapa meter persegi menurut perkiraan pengukuran dalam bidang agraria? Mengutip dari buku Ensiklopedia Pengukuran, Delik Iskandar dkk (2020:113), satu ubin, dalam konteks satuan luas lahan di Indonesia, memiliki ukuran 14,0625 meter persegi (3,75 x 3,75 meter)
Satuan ukuran ini sering digunakan untuk mengukur luas sawah ataupun ladang. Terutama di lahan yang ada di Pulau Jawa. Selain ubin, ada juga berbagai satuan ukur lain yang biasa digunakan petani untuk mengukur luas lahan, yakni sebagai berikut.
Bahu (bau, bouw): 500 ubin = ± 031 m2
Lupit: 250 ru/ubin = 3.570 m2
Iring: 125 ru/ubin = 1.785 m2
Paron: 62,5 ru/ubin = ± 893 m2
Prowolon: 31,25 ru/ubin = ± 446 m2
Sangga: 5 ru/ubin = 70 m2
Kesuk (Jawa Mataraman): Bervariasi, dari 1000 m2 hingga hektar
Dengan mengetahui satuan ukuran yang digunakan oleh masyarakat lokal, maka nantinya akan lebih mudah ketika ingin melakukan transaksi jual-beli lahan. Pasalnya, sebagai negara yang multikultural, hingga kini masih banyak masyarakat Indonesia yang belum menggunakan satuan ukur dalam kehidupan sehari-hari.
Itulah ulasan singkat mengenai satu ubin berapa meteri persegi menurut perkiraan luas dalam bidang agraria. Semoga informasi ini dapat bermanfaat. (Anne)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar