Suasana acara Indonesia-China Business Reception 2025 yang diselenggarakan oleh Kadin di Shangri-La Hotel Jakarta, pada Sabtu (24/5/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan
Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Indonesia-China Business Reception 2025. Acara tersebut diinisiasi oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) yang mempertemukan pengusaha Indonesia dan China.
Acara tersebut diadakan di Shangri-La Hotel, Jakarta. Pantauan kumparan di lokasi, Prabowo tiba sekitar pukul 19.17 WIB, mengenakan jas hitam.
Tak sendiri, Prabowo turut ditemani oleh para menteri Kabinet Merah Putih yakni Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan juga Seskab Teddy Indra Wijaya.
Suasana acara Indonesia-China Business Reception 2025 yang diselenggarakan oleh Kadin di Shangri-La Hotel Jakarta, pada Sabtu (24/5/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan
Selain pengusaha-pengusaha, acara tersebut juga turut mengundang pemimpin redaksi (Pemred) media, termasuk Pemred kumparan, Arifin Asydhad.
Selain itu, acara tersebut juga turut dihadiri oleh Perdana Menteri (PM) China Li Qiang yang baru saja tiba di Indonesia melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma dalam agenda kunjungan kerja luar negeri.
Penyambutan PM Li secara kenegaraan baru akan dilakukan besok di Istana Kepresidenan.
Suasana acara Indonesia-China Business Reception 2025 yang diselenggarakan oleh Kadin di Shangri-La Hotel Jakarta, pada Sabtu (24/5/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan
"Premier Li akan disambut dengan upacara resmi di Istana Merdeka, setelah itu Presiden Prabowo dan Premier Li Qiang juga akan melakukan pertemuan dengan delegasi kedua negara," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana.
Yusuf mengatakan pertemuan kedua kepala negara merupakan bentuk komitmen kedua negara untuk meningkatkan hubungan bilateral antar-kedua negara. Pertemuan akan ditutup dengan jamuan santap siang bersama.
"Pertemuan ini merupakan bentuk komitmen kedua negara untuk mempererat dan meningkatkan hubungan bilateral Indonesia dan RRT, serta memperkuat kerja sama di berbagai bidang strategis," kata Yusuf.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar