terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
Pendiri Es Krim Legendaris AS Ditangkap Usai Sebut Kongres Bunuh Anak-anak Gaza - my blog
Pendiri es krim Ben & Jerry, Ben Cohen, diusir dari Kongres AS usai memprotes dukungan AS untuk serangan Israel di Gaza. Foto: Leah Millis/REUTERS
Pendiri es krim legendaris Ben & Jerry's, Ben Cohen, ditangkap bersama 6 orang lainnya setelah dianggap mengganggu sidang Kongres AS pada Rabu (14/5). Saat itu, Menteri Kesehatan AS Robert F Kennedy Jr sedang memberikan kesaksian kepada anggota parlemen terkait perombakan badan kesehatan federal.
Cohen kemudian menyebut Kongres membunuh anak-anak di Gaza dengan membeli bom. Petugas kepolisian langsung membawanya keluar ruang sidang dan menahannya.
"Kongres membunuh anak-anak di Gaza dengan membeli bom dan membayarnya dengan mengeluarkan anak-anak dari Medicaid di AS," kata Cohen sambil dibawa keluar oleh petugas kepolisian, dikutip dari Al Jazeera, Kamis (15/5).
Polisi Capitol AS dalam keterangannya mengatakan Cohen dan 6 orang lainnya ditangkap atas tuduhan mengerumuni, menghalangi atau mengganggu, menyerang petugas polisi atau melawan penangkapan.
Polisi mengatakan Cohen didakwa dengan mengerumuni, menghalangi atau mengganggu. Ia terancam dihukum 90 hari di penjara, denda USD 500 (setara Rp 8.261.008) atau keduanya.
Cohen dan pendiri Ben & Jerry's lainnya, Jerry Greenfield, dikenal sebagai aktivis. Mereka menentang tindakan Israel di Gaza dan pendudukan Israel di Tepi Barat.
Dalam wawancara dengan mantan pembawa acara Fox News Tucker Carlson awal bulan ini, Cohen yang merupakan Yahudi mengatakan AS memiliki hubungan aneh dengan Israel, yang melibatkan Washington memasok senjata untuk genosida.
"Saat ini, menjadi orang Amerika berarti kita adalah eksportir senjata terbesar di dunia. Kita memiliki militer terbesar di dunia. Kita mendukung pembantaian orang-orang di Gaza," kata Cohen.
Jika seseorang memprotes pembantain orang-orang di Gaza, negara menahan mereka. Apa yang diperjuangkan negara kita?" ujar Cohen.
Pada 2021, Ben & Jerry's mengumumkan tidak lagi mengizinkan pemegang lisensi mereknya di Israel untuk menjual es krim itu di Tepi Barat dan Gaza. Menurutnya, itu tidak konsisten dengan nilai-nilai yang dipegang Ben & Jerry's.
Korban jiwa di Gaza sejak serangan Israel 7 Oktober 2023 mencapai lebih 52 ribu orang, mayoritas wanita dan anak-anak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar