terunik teraneh terselubung blogspot.com terlucu menarik di dunia tapi nyata dan terlangka aneh22 video gambar ajaib bin ajaib kau tuhan sungguh penuh kuasa unik77.tk unik4u unic77.tk gokil extreme medis kriminal arkeologi antariksa UFO dinosaurus kita flora fauna misteri bumi militer hiburan ekonomi bahasa teknologi sejarah politik tokoh hukum mumi rumor motivasi moral hewan tumbuhan tips trick kuliner otomotif pendidikan galleri musik sms hantu wallpaper artis indonesia foto hot syur panas download
>10.000 artikel menarik ada disini,silahkan cari:
OJK: IHSG Menguat 3,93 Persen pada April 2025, Kapitalisasi Pasar Rp 11.705 T - my blog
May 9th 2025, 17:36, by Angga Sukmawijaya, kumparanBISNIS
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat tertekan akibat ekonomi global yang terguncang kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Namun, IHSG membaik setelah Trump mengumumkan penundaan penetapan tarif. Berdasarkan catatan OJK, sepanjang April 2025 atau month to date indeks saham gabungan menguat 3,93 persen.
Sedangkan jika dilihat sejak awal tahun atau year to date IHSG melemah 4,42 persen ke level 6.766,8.
Adapun untuk nilai kapitalisasi pasar, OJK mencatat hingga April 2025 mencapai Rp 11.705 triliun. Secara bulanan, nilainya naik 5,20 persen.
"Namun secara year-to-date (kapitalisasi pasar) masih turun sebesar 5,11 persen," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK secara virtual, Jumat (9/5).
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
OJK juga mencatat masih terjadi aksi jual investor asing mencapai Rp 20,79 triliun secara bulanan. Sedangkan sejak awal tahun aksi jual investor asing mencapai Rp 50,72 triliun.
Adapun di pasar obligasi, indeks pasar obligasi Indonesia Composite Bond Index (ICBI) melemah 1,61 persen month-to-date, atau naik secara year-to-date sebesar 3,39 persen ke level 405,99.
"Secara year-to-date masih terdapat net sales sebesar Rp 1,42 triliun," katanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar