Sistem pertahanan udara India mencegat benda-benda di langit selama pemadaman listrik menyusul beberapa ledakan akibat serangan Pakistan di kota Jammu, Jumat (9/5/2025). Foto: Adnan Abidi/REUTERS
Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan Indonesia berharap konflik antara India dan Pakistan segera mereda. Hal itu disampaikan ketika Sugiono menjawab pertanyaan mengenai sikap Indonesia atas meningkatnya ketegangan antara India dan Pakistan.
"Perang di mana pun, oleh siapa pun itu tidak akan membawa manfaat," kata Menlu Sugiono saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (15/5).
Ia menekankan pentingnya penyelesaian damai dan kolaborasi antarnegara, terutama di tengah situasi global yang penuh tantangan seperti sekarang.
Menteri Luar Negeri Sugiono. Foto: Yasuyoshi Chiba/AFP
"Saya kira seperti yang juga disampaikan oleh Pak Presiden di beberapa kesempatan, di tengah situasi global yang seperti ini yang harus kita lakukan adalah mencari titik-titik temu, kemudian bekerja sama dan berkolaborasi demi kesejahteraan masyarakat di masing-masing negara tersebut," jelasnya.
Meskipun Indonesia bukan pihak dalam konflik tersebut, Sugiono menyatakan Indonesia tetap mendukung segala bentuk upaya perdamaian. Ia menekankan perlunya kebijaksanaan dari pemimpin kedua negara untuk mencari jalan keluar yang damai.
Suasana masjid Bilal yang rusak akibat dihantam serangan India di Kashmir, Pakistan, Rabu (7/5/2025). Foto: Akhtar Soomro/Reuters
"Jadi, ya, kita berharap agar ketegangan tidak berlanjut dan pemimpin-pemimpin negara tersebut bisa secara bijaksana mencari dan menemukan langkah-langkah penyelesaian," ucapnya.
Terkait kemungkinan Indonesia berperan sebagai juru damai, Sugiono menyatakan Indonesia terbuka jika diminta ikut serta dalam proses perdamaian, sesuai amanat konstitusi.
"Apa pun yang kita lakukan, ya, sesuai dengan konstitusi kita juga jika diminta. Apa pun yang sifatnya menciptakan perdamaian dunia, ya, kita ikut aktif," tandas dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar