Megawati Singgung Tanggung Jawab Seorang Ibu Berat: Siapa Suruh Beranak? - my blog

kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Megawati Singgung Tanggung Jawab Seorang Ibu Berat: Siapa Suruh Beranak?
May 8th 2025, 20:36 by kumparanNEWS

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri di acara Trisakti Tourism Award di Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (8/5/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri di acara Trisakti Tourism Award di Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (8/5/2025). Foto: Fadhil Pramudya/kumparan

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menyinggung soal tanggung jawab seorang ibu. Ia mengaku tanggung jawab ibu begitu besar apalagi belakangan ia dapat kabar, banyak remaja saat ini sudah stres.

"Tadi saya dapat laporan sekarang itu banyak anak-anak yang kalau umur 13 [tahun] itu stres. Saya pernah kuliah di psikologi jadi saya mikir waduh ini ibu-ibu," tutur Megawati saat memberi sambutan dalam acara Trisakti Tourism Award di Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (8/5).

Presiden ke-5 RI itu kemudian menyinggung tanggung jawab para ibu kepada anak-anak mereka sebagai orang tua.

"Karena tanggung jawab seorang ibu itu luar biasa. Kenapa luar biasa karena siapa suruh mau beranak, kalau ndak mau tanggung jawab, ya jangan beranak. Simpel kan," ujarnya.

Dalam kesempatan itu Megawati juga menyinggung soal perempuan yang mesti cerewet. Ia mencontohkan dirinya sebagai ketum partai yang cerewet.

"Nah ibu-ibu. Kalian itu jangan mejeng ya. Ya mejeng bolehlah. Seperti saya, biar udah tua ya pakai lipstick. Ya iyalah. Tapi bergerak lah. Kalau mau ada di PDI, fair. Kalau nggak mau, kalau nggak boleh," ujarnya.

"Karena ibu tuh cerewetnya. Perempuan tuh harus cerewet. Kalau nggak cerewet, itu namanya setengah perempuan," tutup dia.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar